Album Reviews

Atlesta – Sincerely Forever

Sudah 1 dekade lebih sejak orang mulai “mewajarkan” hadirnya solois pria di jalur independent. Saat itu Tulus muncul dengan Self-titled albumnya. Paling tidak begitulah menurut sudut pandang saya saat pertama kali mendengar namanya saat Joe (Terapi Urine) berkata “…bentar ya, baru kelar latihan sama Tulus” sewaktu saya mengajaknya bertemu kala sedang mengunjungi orang tua di Bandung. Di situlah saya yang sudah jelas seorang poser dibukakan matanya bahwa jalur independent bisa sefleksibel itu entah mau band, duo atau solo, pria maupun wanita apapun formatnya. Pada kisaran 2017-2019 gelombang solois pria sedang menjamur. Setidaknya begitulah penuturan Dewan Pembina Komunitas Yth. Rahadian Descond dari pengalamannya menjadi mitra driver online dimana beliau sepanjang berkendara ditemani radio yang memutarkan lagu-lagu solois pria yang tidak berasal

Read More »

Abolish Conception – Imortalitas dalam Bentangan Nihil

“Produksi musik serius ternyata bisa sebercanda itu.” Reinkarnasi kultusan ini berujung barbar, “Imortalitas dalam Bentangan Nihil” menjadi sebuah khotbah bagi presepsi kebenaran ortodoks yang dipertanyakan oleh Daniel dan sekutunya dalam Abolish Conception. 2019 menjadi tahun yang sakral bagi unit brutal death pinggiran Ibu kota ini. Sembilan track segan penuh dengan nuansa tema okultisme plus satu cover song Cowboy From Hell dari Pantera yang katanya direkam tanpa izin akhirnya menetas dalam eraman Samstrong Records. Album ini menjadi roster pertama dengan intimidasi brutal death metal yang dirilis oleh Samstrong yang selama ini berkutat dalam lingkup musik hardcore dan anak-anaknya. Akhir pembaptisan yang membawa unit bernama awal KOBA ini menjadi Abolish Conception berujung pada kontestasi iman dan pandangan kaum puritan terhadap konsep kebenaran

Read More »

Sajama Cut – Godsigma

  I Di latar sebuah museum seni modern terpampang poster besar berlatar dominasi warna biru. Gambarnya adalah dua tangan yang saling menggenggam. Satunya tangan orang dewasa sedang satunya tangan anak kecil. Huruf-huruf tegas berwarna merah disusun dalam sesuatu yang terbaca menjadi Godsigma. Dua orang tampak mengamati poster tersebut. Mereka saling menatap dan memutuskan untuk masuk ke dalam pertunjukkan di museum seni modern tersebut. Beberapa langkah setelah masuk, mereka dihadapkan pada dua buah pintu. Pintu pertama bertuliskan “tersenyum” dan pintu kedua bertuliskan “mengernyit”. Mereka kembali saling menatap. Masing-masing memilih pintu yang berbeda. Di dalam kedua ruangan tersebut ternyata tidak ada satupun yang terpajang. Hanya tergelar ruangan putih tanpa kombinasi warna apapun. Pengalaman datang dari instalasi suara-suara yang tersusun menjadi 9 komposisi.

Read More »

Exhumation – Eleventh Formulae

Setiap orang suci, sebagaimanapun ia adalah orang, berhak melibatkan perasaannya dalam setiap nubuat yang diucapkannya. Exhumation mendapatkan predikatnya sebagai orang suci dalam semesta besar Death Metal melalui Opus Death yang dirilis pada tahun 2015. Nubuat yang dibawanya berupa kisah-kisah dari masa ketika Death Metal berasal dari dunia yang masih gelap; era permulaan seperti yang banyak diceritakan dalam berbagai books of genesis. Pada nubuat itu Exhumation masih belum menampakkan bentuk sebagai orang. Ia masih terlihat serupa binatang buas yang mengayunkan godamnya untuk mengancurkan berhala-berhala dari idola yang sesat. Ia masih dengan ganas, serupa Musa waktu menyampaikan 10 perintah tentang apa yang baik dan apa yang buruk. 10 perintah itu entah mengapa dapat tepat diaplikasikan dalam konteks bagaimana Death Metal yang baik

Read More »

Pusara Pustaka: Antologi Doa dan Kutukan Sebuah Debut dari Cosmicburp

Artist: Cosmicburp | Label: HILLS.CO | Tahun: 2020 | Genre: Sebuah ulasan tentang album yang egois ini Ternyata waktu istirahat telinga saya terganggu karena album yang penuh dengan celoteh dan marah-marah ini. Niat hati ingin mengistirahatkan telinga sejenak dari musik-musik syaiton justru dihadapkan dengan 13 track menghentak yang tidak begitu ramah ini, dan saya dengarkannya sampai habis. Hal ini terjadi ketika seorang kawan yang tidak begitu akrab, berinisial DVTR dengan nama asli Faishal melemparkan tanggung jawabnya untuk mengulas album ini karena sibuk mempersiapkan pernikahannya (semoga pernikahanmu baik-baik saja, br0w). Album dengan judul cukup panjang ini ‘Pusara Pustaka: Antologi Doa dan Kutukan’ dikerjakan secara independen oleh pria ‘yang katanya berusia 21 tahun’ bernama Luthfi Andianto dengan menggunakan Cosmicburp sebagai identitasnya. Album

Read More »

Lawrence Philip feat. Karissa – Please Don’t Give Up on Me (Single Review)

SYNTHWAVE BERNUANSA BACK TO THE FUTURE! Lawrence Philip atau yang akrab disapa “Random” ini adalah seorang pentolan dari skena musik Drum & Bass Indonesia dan menjadi salah satu pioneer dari Javabass Soundsystem yang juga merupakan label Drum&Bass di Indonesia sejak tahun 1999. Lawrence juga tergabung dalam skena musik elektronik Indonesia pada awal tahun 2000-an dengan nama “Electric Groove” atau disingkat “EGRV”. Dia juga merupakan salah satu Lecturer Music Production di SAE Institute Jakarta. Kali ini Lawrence a.k.a Random mencoba untuk membuat project solo dan telah merilis sebuah lagu yang bertajuk “Please Don’t Give Up on Me”. Dalam lagu ini Lawrence mencoba menggaet Karissa yang merupakan vokalis dari EGRV.  Sebuah lagu dengan nuansa yang membawa kita kembali pada era 80an, dimana pada

Read More »

Righting Wrong – Utopia: Tentang Keselarasan dan Keteraturan Dunia yang Semu

Artist: Righting Wrong | Album: Utopia | Genre: Hardcore | Label: Samstrong Records | Tahun: 2020   Quartet hardcore asal Pekalongan ini akhirnya menetaskan album keduanya setelah 5 tahun terdiam sejak album pertamanya yang bertajuk “Muda Berbahaya” pada tahun 2014 lalu. Kali ini album bertajuk “Utopis” dengan geram resmi dirilis pada awal Maret 2020 berisi 7 track penuh dengan anggukan dan amarah. Merilis Album di tengah pandemi ini menjadi tantangan tersendiri tentang bagaimana karya ini akan berkembang dan tersebar. Dengan formasi Rezha (Vokal), Saddam (Bass), Umam(Gitar), dan Kemmal (Drum) mereka membungkus album ini dengan cukup segan. Cukup terdengar berbeda dari album pertama terlebih dengan asupan dominasi downstroke pada riff gitar ala heavy metal yang cukup presisi. Sound yang tebal dan

Read More »

MUZTANG featuring Tuantigabelas – Run ( Mixtape Remixes)

“KOLABORASI PALING INSANE” “Run! Run! Yeah you better run! Run! Run! When you see me run!” sebuah semboyan, ancaman baru dari Rapper yang memiliki nama dari tanggal lahirnya yaitu “13 (Tiga belas)”, berani mendobrak limitasi musik di skena hip-hop dan Drum&Bass. Berkolaborasi dengan Angga Raditya atau yang lebih dikenal dengan Muztang, seorang produser Drum&Bass dan juga sebagai pentolan dari records label  Dn’B terbesar di Indonesia yaitu, Javabass Soundsystem. Muztang dapat dibilang sangat berhasil menggaet Tuan Tigabelas sebagai kolaborator di lagu ini. Lagu yang bertajuk “Run” yang juga merupakan salah satu single dari album ke-2 Muztang yang berjudul “MANDALA” yang di rilis pada pertengahan tahun 2019 ini. Mengingat Hits-nya laku keras dan berhasil membuat para pecinta music Dn’b dan Hip-hop kagum,

Read More »

“Harimau Soematra” – Tuan Tigabelas

Tahun 2019 boleh dikatakan jadi anjang para musisi hip hop mengeluarkan banyak album. Namun begitu, tidak terdapat banyak catatan tentang progress yang dilakukan. Bukti yang nampak nyata menunjukan hip hop tengah melesat adalah siaran pers serta album CD hasil produksi mereka. Saya mencoba menelusur tulisan review album-album yang beredar, namun sangat sulit. Sekalipun ada hanya berupa instant review yang diunggah melalui status-status di akun sosial media personal. Lebih disayangkan, banyak “jurnalis musik” tidak memberi perhatian kepada pertumbuhan hip hop yang sebenarnya telah masuk ke era baru. Hip hop yang awalnya selalu mendompleng gigs-gigs dari genre Punk hingga Hardcore. Saat ini, telah menjadi bagian tersendiri yang mampu menggelar acara-acara khusus ber-genre hip hop. Pun, jika ada orang yang melakukan review, perhatian

Read More »

“9051” – Rand Slam

Di tengah maraknya karya sastra puisi yang ditulis mirip seperti catatan kaki. Penulis masih merasa beruntung rap tidak mengikuti pola penulisan kuotasi dan repetisi. Bisa dibayangkan bagaimana “mabok lagi, mabok lagi” diberikan effect autotune dijadikan chant dalam chorus. Ditambah lirik dalam verse yang hanya berisi rima di bagian akhirnya. Namun, rap dengan lirik semacam itu memang sangat popular, selain mudah untuk dihafal, tidak perlu banyak berpikir untuk mencerna lirik semacam: “Ini gaya gue, ga suka ya jangan marah” yang diulang-ulang. Seperti banyak orang yang hari ini menggemari buku “Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini”. Penulis tetap lebih memilih puisi milik Bertolt Brecht maupun Voltaire, ataupun tulisan Isaac Asimov dan Dostoevsky. Begitu sekiranya Album 9051 milik Rand Slam dalam pandangan penulis.

Read More »

Atlesta – Sincerely Forever

Sudah 1 dekade lebih sejak orang mulai “mewajarkan” hadirnya solois pria di jalur independent. Saat itu Tulus muncul dengan Self-titled albumnya. Paling tidak begitulah menurut sudut pandang saya saat pertama kali mendengar namanya saat Joe (Terapi Urine) berkata “…bentar ya, baru kelar latihan sama Tulus” sewaktu saya mengajaknya bertemu kala

Read More »

Abolish Conception – Imortalitas dalam Bentangan Nihil

“Produksi musik serius ternyata bisa sebercanda itu.” Reinkarnasi kultusan ini berujung barbar, “Imortalitas dalam Bentangan Nihil” menjadi sebuah khotbah bagi presepsi kebenaran ortodoks yang dipertanyakan oleh Daniel dan sekutunya dalam Abolish Conception. 2019 menjadi tahun yang sakral bagi unit brutal death pinggiran Ibu kota ini. Sembilan track segan penuh dengan

Read More »

Sajama Cut – Godsigma

  I Di latar sebuah museum seni modern terpampang poster besar berlatar dominasi warna biru. Gambarnya adalah dua tangan yang saling menggenggam. Satunya tangan orang dewasa sedang satunya tangan anak kecil. Huruf-huruf tegas berwarna merah disusun dalam sesuatu yang terbaca menjadi Godsigma. Dua orang tampak mengamati poster tersebut. Mereka saling

Read More »

Exhumation – Eleventh Formulae

Setiap orang suci, sebagaimanapun ia adalah orang, berhak melibatkan perasaannya dalam setiap nubuat yang diucapkannya. Exhumation mendapatkan predikatnya sebagai orang suci dalam semesta besar Death Metal melalui Opus Death yang dirilis pada tahun 2015. Nubuat yang dibawanya berupa kisah-kisah dari masa ketika Death Metal berasal dari dunia yang masih gelap;

Read More »

Pusara Pustaka: Antologi Doa dan Kutukan Sebuah Debut dari Cosmicburp

Artist: Cosmicburp | Label: HILLS.CO | Tahun: 2020 | Genre: Sebuah ulasan tentang album yang egois ini Ternyata waktu istirahat telinga saya terganggu karena album yang penuh dengan celoteh dan marah-marah ini. Niat hati ingin mengistirahatkan telinga sejenak dari musik-musik syaiton justru dihadapkan dengan 13 track menghentak yang tidak begitu

Read More »

MUZTANG featuring Tuantigabelas – Run ( Mixtape Remixes)

“KOLABORASI PALING INSANE” “Run! Run! Yeah you better run! Run! Run! When you see me run!” sebuah semboyan, ancaman baru dari Rapper yang memiliki nama dari tanggal lahirnya yaitu “13 (Tiga belas)”, berani mendobrak limitasi musik di skena hip-hop dan Drum&Bass. Berkolaborasi dengan Angga Raditya atau yang lebih dikenal dengan

Read More »

“Harimau Soematra” – Tuan Tigabelas

Tahun 2019 boleh dikatakan jadi anjang para musisi hip hop mengeluarkan banyak album. Namun begitu, tidak terdapat banyak catatan tentang progress yang dilakukan. Bukti yang nampak nyata menunjukan hip hop tengah melesat adalah siaran pers serta album CD hasil produksi mereka. Saya mencoba menelusur tulisan review album-album yang beredar, namun

Read More »

“9051” – Rand Slam

Di tengah maraknya karya sastra puisi yang ditulis mirip seperti catatan kaki. Penulis masih merasa beruntung rap tidak mengikuti pola penulisan kuotasi dan repetisi. Bisa dibayangkan bagaimana “mabok lagi, mabok lagi” diberikan effect autotune dijadikan chant dalam chorus. Ditambah lirik dalam verse yang hanya berisi rima di bagian akhirnya. Namun,

Read More »