News

Rayakan EP ‘It Must Be Nice’, Tsupablo Bawa Energi Hardcore ke Dalam Kampus

Memasuki era informasi dan penyerapan budaya yang begitu cepat, lingkup akademis berkembang menawarkan hal-hal yang tak sebatas kegiatan belajar-mengajar formal semata. Ragam kegiatan kreatif dihadirkan untuk menjaga arus dinamika tumbuh kembang warga sekitar. Salah satu bentuk yang bisa kita lihat tempo hari, pada Sabtu (4/4), atmosfer kampus Telkom University mendadak memanas berkat rekan-rekan Volume.Idn yang sukses menggelar perhelatan bertajuk “BLESS FROM GOD: IT MUST BE NICE RELEASE PARTY”. Acara ini bukan sekadar panggung musik biasa, melainkan sebuah selebrasi atas lahirnya EP terbaru dari unit hardcore yang juga lahir dan aktif pada kolektif yang ada di kampus tersebut, Tsupablo. Lebih dari Sekadar Gigs Membawa semangat underground movement ke area kampus, perhelatan ini hadir dengan paket lengkap. Tidak hanya urusan distorsi, pengunjung

Read More »

Menenun Intimasi di Atiga: Catatan dari Vakansi Studio bersama White Shoes and The Couples Company

JAKARTA – Di balik pagar sebuah bangunan bernama Atiga di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, waktu seolah bergerak lebih lambat pada Minggu (5/4) lalu. Hari itu, unit pop retro kebanggaan Indonesia, White Shoes and The Couples Company (WSATCC), kembali menggelar hajatan open studio, yakni sebuah tradisi open house sekaligus halal bihalal yang kini telah menginjak edisi kelima sejak mereka menetap di sana pada 2018. Atiga bukan sekadar bangunan studio yang kaku dan normatif. Ia adalah ekosistem kreatif yang hidup. Di sana, WSATCC membangun hidup dan berbagi nafas dengan ruang kreatif lainnya: mulai dari aromatik dapur Warpopski, hingga ketajaman visual dari biro arsitek Svaloka dan pppooolll. Riuh Rendah Sunday Market Acara dibuka oleh Indra Ameng, manajer WSATCC yang juga sosok sentral di

Read More »

Tsupablo Debut dengan “It’s Must Be Nice”, Eksplorasi Hardcore Sarat Emosi dan Ego

Unit hardcore asal Purwokerto, Tsupablo, resmi merilis mini album perdana mereka bertajuk “It’s Must Be Nice” pada 19 Maret 2026. EP ini hadir sebagai refleksi atas kekecewaan yang mendalam tentang bagaimana ego manusia kerap mengambil alih, mengaburkan arah yang semestinya lurus, hingga berujung pada penyesalan yang sebenarnya bisa dihindari. Materi dalam EP ini mengangkat berbagai bentuk kelalaian serta keputusan impulsif yang sering dibenarkan dengan dalih “hidup hanya satu kali”. Dari sana, muncul dorongan untuk terus mencoba hal-hal tanpa batas, yang justru berujung pada kehilangan arah dan kegelisahan yang berkepanjangan. Perjalanan Tsupablo bermula dari lingkungan kampus Telkom University Purwokerto, ketika Raga mengajak Yurico untuk membentuk proyek band hardcore. Tak lama kemudian, Sheva, adik tingkat Raga di jurusan DKV bergabung dan membawa

Read More »

Cantya Afra Kembali dengan “Some Days”, Single Pop Hangat tentang Menerima Hari yang Tak Selalu Cerah

Setelah memperkenalkan dirinya lewat single debut “Haven” pada 2025, penyanyi dan penulis lagu Cantya Afra kembali merilis karya terbarunya berjudul “Some Days”. Lagu ini resmi dirilis pada 27 Maret 2026 melalui Lilypop Record. Mengusung nuansa pop yang hangat, “Some Days” hadir sebagai pengingat bahwa tidak semua hari harus berjalan sempurna, dan itu adalah hal yang wajar. Ditulis langsung oleh Afra, lagu ini berangkat dari pengalaman personal tentang menghadapi rasa hampa, overthinking, serta tekanan untuk selalu terlihat “baik-baik saja”. Melalui lagu ini, ia menawarkan perspektif yang lebih lembut: bahwa merasakan berbagai emosi, termasuk yang tidak nyaman, merupakan bagian alami dari menjadi manusia. “Lagu ini banyak membantu aku untuk tetap hadir di momen sekarang dan memanusiakan diri sendiri,” ungkap Afra. Pada bagian

Read More »

Merangkum Dua Dekade, One Step Beyond Hadirkan Album “Heartventure”

Berawal dari komunitas Zapakeos yang aktif menyebarkan kultur dan semangat punk di Purwokerto, lahir sejumlah band dengan akar yang sama namun membawa identitas masing-masing. Dari ekosistem tersebut, One Step Beyond (OSB) resmi terbentuk pada 15 Agustus 2005, mengusung warna Two Tone Ska dan Rocksteady. Formasi awalnya diisi oleh Merdeka (trumpet), Dino Moreno (vokal), Awink (vokal), GW (gitar), Jomponk (gitar), Ary Plenyun (bass), Andry Aconk (drum), Nanank (keyboard), dan Rahmat (keyboard). Dari perjalanan awal ini, lahirlah lagu “Soulmate” yang kemudian mengalami berbagai perubahan aransemen seiring pergantian personel. Setelah perjalanan panjang, gagasan untuk merilis album akhirnya terwujud pada akhir 2025 melalui rilisan bertajuk HeartVenture. Album ini menjadi representasi dari proses kreatif selama dua dekade, merangkum perjalanan musikal OSB sejak awal terbentuk. Sejumlah

Read More »

Bangkit Dari Hibernasi Panjang, Finger!, Kuartet Emo-Punk Asal Batu Merilis Single Terbaru Bertajuk “In Disguise”

Kuartet emo-punk asal Kota Batu, Finger!, resmi memperkenalkan single terbaru mereka bertajuk “In Disguise”. Dirilis secara independen, lagu ini menjadi semacam penegasan ulang eksistensi mereka, sekaligus menandai kebangkitan setelah periode vakum yang cukup panjang. Terbentuk sejak 2019, Finger! dihuni oleh Caesar Nicko (gitar/vokal), Farkhan Ghani (gitar/vokal), Iqbal AR (bass/vokal), dan Ezra Adinugroho (drum). Band ini merupakan evolusi dari proyek sebelumnya, Finger Crossed, yang sempat merilis single “Restroom Monologue” pada 2020. Secara musikal, identitas mereka terbentuk dari eksplorasi lintas genre mulai dari math-rock seperti Tiny Moving Parts dan Elephant Gym, hingga Japanese rock seperti Tricot dan Asian Kung-Fu Generation, serta emo-punk seperti Jank. Hasilnya adalah karakter emo-punk yang emosional, namun tetap enerjik dan bising, sebuah warna yang juga terasa kuat di

Read More »

Menuju Album Penuh, Convalescent Lepas Single Emosional “Pulling Teeth”

Band metalcore/melodic hardcore Convalescent kembali menghadirkan rilisan terbaru lewat single berjudul “Pulling Teeth” yang telah resmi dirilis pada 9 Maret 2026. Saat ini, band tersebut diperkuat oleh Abid Raihan (vokal), Randy Aris (gitar), Tengku Ferdiansyah (gitar), dan Arfan Wiantara (bass). Sejak terbentuk pada 2021, Convalescent telah mengalami beberapa perubahan formasi sebelum akhirnya menemukan susunan personel yang sekarang. “Pulling Teeth” berangkat dari pengalaman personal salah satu anggota band. Lagu ini lahir dari refleksi atas sebuah malam ketika ia menyadari bahwa dirinya justru menjadi musuh terbesar bagi dirinya sendiri. Malam tersebut dilalui dalam keheningan hingga pagi, memunculkan kesadaran akan kondisi mati rasa yang tengah dialami. Dalam situasi itu, berbagai upaya dilakukan untuk kembali merasakan emosi, namun tidak membuahkan hasil seperti yang diharapkan.

Read More »

HIRA Sajikan Pendekatan Berbeda Lewat EP “Sekali Lagi” yang Dibagi Dua Bagian

Membuka tahun 2026, unit alternative rock asal Pontianak, HIRA, merilis karya terbaru berupa mini album atau extended play (EP) bertajuk “Sekali Lagi.” Rilisan ini hadir dengan konsep yang terbilang matang, tidak hanya dari sisi musikal tetapi juga dari cara penyajiannya. Meski secara keseluruhan proyek ini terdiri dari enam lagu, HIRA memilih untuk membaginya ke dalam dua bagian. Setiap bagian akan memuat tiga lagu, dengan Part 1 menjadi pembuka dari rangkaian tersebut. “EP Part 1 atau bagian pertama ini kami rilis pada pertengahan Maret 2026, sedangkan untuk Part 2 rencananya akan kami lepas pada pertengahan tahun 2026,” ujar Fajar Handhika. Pada “Sekali Lagi” Part 1, terdapat tiga lagu yang disajikan, yakni “Sekali Lagi”, “Arah Pulang”, dan “Should We Dance?” sebagai penutup.

Read More »

Unit Emo Asal Yogyakarta, Liburan Dirumah, Lepas EP Debut “Inward”

Unit emo/alternative rock asal Yogyakarta, Liburan Dirumah, resmi memperkenalkan karya perdananya lewat EP debut berjudul “Inward” yang dirilis pada 6 Maret 2026 di bawah naungan Eclipse Time Records. Rilisan ini memuat enam lagu yang menjadi pijakan awal perjalanan musikal mereka. Terbentuk sejak 2017, Liburan Dirumah konsisten dengan formasi Hanindra Yusrizal (vokal/gitar), Fikri Ikhsanuddin (gitar), Wisnu Murti (lead gitar/vokal), Arphadya Shandy (bass), Ardaega (drum), dan Todi Dewantoro (synth/keyboard). Tumbuh bersama pengaruh musik emo, mereka membangun identitas dengan beragam referensi dari spektrum sub-genre tersebut. Secara tematik, band ini banyak mengangkat isu kehilangan dan pencapaian, jatuh dan bangkit, hingga proses memahami emosi serta kesadaran diri. EP “Inward” merangkum perjalanan seseorang yang perlahan kehilangan dirinya sendiri, bukan melalui satu peristiwa besar, melainkan dari retakan

Read More »

“POWERPUNK” Jadi Penanda Kebangkitan Havinhell di Album Kedua

Pada 21 Januari 2026, Havinhell kembali menandai babak baru dalam perjalanan mereka di kancah musik. Setelah berselang sekitar 15 tahun sejak merilis album pertama, grup ini akhirnya meluncurkan album kedua bertajuk “POWERPUNK”, yang kini sudah dapat didengarkan di berbagai platform streaming digital. Melalui album ini, Havinhell sekaligus mempertegas formasi terbaru mereka yang terdiri dari Ika Zidane (vokal/bass), Astarina Dian (vokal/gitar), dan Naomi Anna (drum). Ketiganya merepresentasikan karakter ikonik dari kartun Powerpuff Girls. Sementara itu, Rangga Lazuardi turut bergabung sebagai gitar utama, berperan layaknya sosok profesor dalam kartun tersebut yang melengkapi dinamika formasi band. Judul “POWERPUNK” diambil dari salah satu lagu dalam album ini yang memiliki nama serupa. Secara keseluruhan, album ini memuat 12 lagu dengan beragam cerita dan dinamika. Meski

Read More »

Merangkum Dua Dekade, One Step Beyond Hadirkan Album “Heartventure”

Berawal dari komunitas Zapakeos yang aktif menyebarkan kultur dan semangat punk di Purwokerto, lahir sejumlah band dengan akar yang sama namun membawa identitas masing-masing. Dari ekosistem tersebut, One Step Beyond (OSB) resmi terbentuk pada 15 Agustus 2005, mengusung warna Two Tone Ska dan Rocksteady. Formasi awalnya diisi oleh Merdeka (trumpet),

Read More »

Bangkit Dari Hibernasi Panjang, Finger!, Kuartet Emo-Punk Asal Batu Merilis Single Terbaru Bertajuk “In Disguise”

Kuartet emo-punk asal Kota Batu, Finger!, resmi memperkenalkan single terbaru mereka bertajuk “In Disguise”. Dirilis secara independen, lagu ini menjadi semacam penegasan ulang eksistensi mereka, sekaligus menandai kebangkitan setelah periode vakum yang cukup panjang. Terbentuk sejak 2019, Finger! dihuni oleh Caesar Nicko (gitar/vokal), Farkhan Ghani (gitar/vokal), Iqbal AR (bass/vokal), dan

Read More »

Menuju Album Penuh, Convalescent Lepas Single Emosional “Pulling Teeth”

Band metalcore/melodic hardcore Convalescent kembali menghadirkan rilisan terbaru lewat single berjudul “Pulling Teeth” yang telah resmi dirilis pada 9 Maret 2026. Saat ini, band tersebut diperkuat oleh Abid Raihan (vokal), Randy Aris (gitar), Tengku Ferdiansyah (gitar), dan Arfan Wiantara (bass). Sejak terbentuk pada 2021, Convalescent telah mengalami beberapa perubahan formasi

Read More »

Unit Emo Asal Yogyakarta, Liburan Dirumah, Lepas EP Debut “Inward”

Unit emo/alternative rock asal Yogyakarta, Liburan Dirumah, resmi memperkenalkan karya perdananya lewat EP debut berjudul “Inward” yang dirilis pada 6 Maret 2026 di bawah naungan Eclipse Time Records. Rilisan ini memuat enam lagu yang menjadi pijakan awal perjalanan musikal mereka. Terbentuk sejak 2017, Liburan Dirumah konsisten dengan formasi Hanindra Yusrizal

Read More »

“POWERPUNK” Jadi Penanda Kebangkitan Havinhell di Album Kedua

Pada 21 Januari 2026, Havinhell kembali menandai babak baru dalam perjalanan mereka di kancah musik. Setelah berselang sekitar 15 tahun sejak merilis album pertama, grup ini akhirnya meluncurkan album kedua bertajuk “POWERPUNK”, yang kini sudah dapat didengarkan di berbagai platform streaming digital. Melalui album ini, Havinhell sekaligus mempertegas formasi terbaru

Read More »