News

Treezz Merilis “Smile”: Pesan Optimisme di Tengah Keraguan Diri

Solois indie pop asal Cianjur, Treezz, resmi merilis single terbaru bertajuk “Smile“. Lagu ini hadir dengan aransemen gitar yang dominan dan nuansa cerah, membawa pesan mengenai pentingnya menjaga cara berpikir positif saat menghadapi masa-masa sulit. Treezz menulis “Smile” pada pertengahan tahun 2024, di masa ketika ia mengalami periode penuh keraguan diri, tekanan, serta perasaan diremehkan. Awalnya, lagu ini dibuat sebagai pengingat pribadi bahwa di tengah situasi yang tidak pasti, memilih untuk tetap berharap adalah langkah pertama untuk terus melangkah maju. Secara musikal, “Smile” dibangun di atas guitar hook pembuka yang mudah dikenali. Elemen ini menjadi identitas utama lagu yang memberikan energi positif di sepanjang trek. Aransemen musik yang upbeat sengaja dibuat kontras dengan tema emosional dalam liriknya, menciptakan keseimbangan antara

Read More »

“Menerka Sampai Mati”: Fragmen Kelelahan Batin dari Kukudabukon

Unit alternatif asal Jakarta Timur, Kukudabukon, resmi merilis single terbaru berjudul “Menerka Sampai Mati” pada 27 Maret 2026. Trek ini merupakan amunisi terakhir sekaligus penutup rangkaian single album penuh perdana mereka yang telah diluncurkan pada April 2026. Melalui lagu ini, Kukudabukon kembali mempertegas perspektif kontemplatif dalam penulisan lirik mereka. Jika sebelumnya mereka membedah isu eksternal seperti pelanggaran HAM dalam “Memoar Tak Tercatat” dan tekanan luar pada “Siasat Merengkuh Tubuh“, kali ini Kukudabukon bergeser ke ranah yang lebih personal. “Menerka Sampai Mati” memotret kelelahan mental akibat siklus pemikiran yang terus mencari jawaban tanpa hasil. Penggambaran kelelahan batin tersebut tertuang kuat dalam potongan lirik “Kubutuh tertidur” yang berbenturan dengan kenyataan bahwa subjek lirik “Terus terbangun“. Penggunaan citraan tajam seperti pendar cahaya yang

Read More »

“A Summer Bluer”: Titik Balik dan Eksplorasi Melankolis Decemberism

Unit Indierock/Emo asal Sidoarjo, Decemberism, resmi menandai fase baru perjalanan musik mereka melalui single terbaru bertajuk “A Summer Bluer”. Dirilis secara digital pada 17 April 2026, lagu ini sekaligus menjadi penanda bergabungnya duet Lambang Akbar Ramadhan dan Abiezar Akbar Pramestio ke dalam barisan roster Haum Entertainment. Secara naratif, “A Summer Bluer” merupakan refleksi tentang perpisahan dan proses berdamai dengan kenangan. Meski dibalut atmosfer hangat, lagu ini menyimpan kesedihan yang mendalam, sebuah kondisi yang oleh Lambang (Gitar) didefinisikan sebagai musim panas yang lebih “biru” dari biasanya. “Biru sering dihubungkan dengan perasaan yang dalam, kesetiaan, komitmen, dan sendu,” tutur Lambang. Penulisan liriknya yang sinematik banyak dipengaruhi oleh karya sutradara Jepang seperti Iwai Shunji hingga Koreeda Hirokazu. Lagu ini menyoroti bahwa meninggalkan suatu

Read More »

15 Tahun Perjalanan, Lightspace Merangkum Makna Ikatan dalam EP Instrumental “KIZUNA”

Menandai 15 tahun perjalanan mereka, unit instrumental Lightspace resmi merilis EP terbaru bertajuk KIZUNA. Rilisan ini hadir sebagai representasi dari waktu, proses, serta dinamika hubungan yang terus berkembang, baik di dalam maupun di luar lingkaran band. KIZUNA, yang secara harfiah berarti “ikatan”, tidak hadir untuk menjelaskan sesuatu secara gamblang. Mini album ini justru dibangun dari hal-hal yang sering kali tidak terucap: tentang kebersamaan yang terbentuk perlahan, jarak yang sempat muncul, hingga alasan untuk tetap bertahan di tengah berbagai perbedaan. Melalui enam komposisi instrumental, Lightspace merangkai fragmen-fragmen perjalanan tersebut menjadi satu narasi yang utuh. EP ini dibuka dengan “Sunlight Shining Through The Trees” yang menawarkan nuansa ringan dan penuh ruang. Disusul oleh “Until We Meet Again” yang bergerak lebih tenang, memberikan

Read More »

Circle Path Merayakan Fase Pendewasaan Lewat Album Debut “The Annual Party”

Unit pop asal Medan, Circle Path, resmi melepas album studio perdana mereka yang bertajuk The Annual Party. Dirilis secara independen di berbagai platform digital, album ini menjadi akumulasi perjalanan musik Vindy Adeliesta (vokal), Khairiza Hafiz (bass), dan Baasith Al-Farabi (drum) setelah lima tahun bergerak di lanskap pop alternatif. The Annual Party berisi sembilan trek, termasuk nomor yang telah dirilis sebelumnya seperti “Take This As A Joke” (2024) dan “False Expectations” (2026). Album ini menyusul mini album Unstable Hearts yang mereka rilis pada 2022 silam. Secara tematik, album ini merefleksikan transisi universal dari masa remaja menuju kedewasaan. Circle Path menangkap momen-momen harian seperti pertemuan di koridor kelas, suasana malam prom, pesta ulang tahun, hingga perpisahan karena perbedaan kota tujuan hidup. Tajuk

Read More »

Rayakan Hari Buruh, Unit Oi! Purwokerto Full Time Skins Rilis Album “Worker of the World”

Setelah melewati proses panjang dan kesibukan personal setiap anggotanya, unit Oi! legendaris asal Purwokerto, Full Time Skins, akhirnya kembali ke permukaan. Momentum kembalinya mereka ditandai dengan perilisan album penuh terbaru bertajuk Worker of the World tepat pada Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2026. Album ini menjadi pembuktian konsistensi mereka di jalur musik kelas pekerja. Dalam formasi yang diperkuat oleh Bengle, Peno Riot, Damar12, dan El Papi, Full Time Skins menyiapkan sebanyak 11 lagu baru. Seluruh proses perekaman dilakukan di 72 Studio Purwokerto, dengan pengerjaan mixing serta mastering yang dipercayakan kepada Infantino Kuncoro. Bagi Full Time Skins, Worker of the World bukan sekadar karya musik biasa, melainkan simbol solidaritas antarskena. Hal ini terlihat dari keterlibatan sejumlah nama yang turut memperkuat materi

Read More »

Daisy Hera Membedah Dilema Perpisahan Lewat Single Terbaru “Let Me Go”

Daisy Hera kembali dengan karya terbaru bertajuk “Let Me Go” yang resmi dirilis pada 28 April 2026. Single ini mengangkat fragmen emosional yang sering terjadi dalam sebuah relasi: titik di mana bertahan justru memberikan rasa sakit yang lebih besar daripada melepaskan. Melalui “Let Me Go“, Daisy mengambil sudut pandang seseorang yang memilih untuk mengakhiri hubungan. Narasi yang dibangun bukan didasari oleh kesalahan pasangan, melainkan hilangnya rasa bahagia dari dalam diri sendiri. Lagu ini mencoba memotret pergulatan batin antara rasa bersalah, keraguan, dan ketakutan saat harus menyakiti seseorang yang sebenarnya tidak bersalah. Daisy menerjemahkan konflik emosional tersebut lewat lirik yang jujur, dibalut dengan atmosfer musik yang cenderung melankolis. “Kadang kita cuma butuh satu lagu yang bisa bilang apa yang tidak bisa

Read More »

Bangun dari Tidur Panjang, Unit Melodic Punk KURO! Lepas Album “Self-Titled”

Tanpa peringatan sebelumnya, unit melodic punk kawakan asal Jakarta, KURO!, secara mengejutkan merilis album penuh bertajuk Self-titled pada 19 Maret 2026. Dirilis melalui kanal digital di bawah bendera Good & Bad Records, album ini menjadi jawaban bagi para penikmat musik cepat yang tumbuh di era skatepunk dan melodic hardcore. KURO! bukanlah nama baru. Terbentuk sejak 1998, band yang lahir dari kerasnya skena independen Jakarta ini dikenal lewat konsistensinya mengusung genre melodic punk. Nama KURO! diambil dari sapaan akrab antara sang pendiri, Teddy kepada Isan, yang kemudian berkembang menjadi identitas band selama hampir tiga dekade. Album baru yang diproduseri langsung oleh Teddy ini merangkum 10 trek yang menjaga ciri khas mereka: harmoni vokal, lirik jujur, lead gitar yang tajam, serta ketukan

Read More »

Renjana Membedah Manis dan Getirnya Relasi Lewat Single Perdana “Asmara”

Kwartet indie pop asal Magelang, Renjana, resmi menandai kemunculannya di skena musik dengan merilis single perdana bertajuk “Asmara“. Lagu ini sudah tersedia di platform Spotify sejak Kamis (9/04), berbarengan dengan peluncuran video klip di kanal YouTube resmi mereka. “Asmara” menjadi perkenalan awal bagi warna musik Renjana, sekaligus menjadi jembatan menuju mini album (EP) debut yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat. Lagu ini mengangkat tema percintaan yang jamak ditemui dalam kehidupan sehari-hari; tentang sebuah hubungan yang diawal terasa hangat dan penuh harapan, namun perlahan berubah saat realita mulai menampakkan sisi aslinya. Sang vokalis, Eleonora, memberikan gambaran mengenai makna di balik lagu ini. “Lagu ini tuh tentang perasaan yang awalnya kelihatan sederhana dan manis banget. Kita ngerasa nyaman, percaya, bahkan mikir semuanya

Read More »

“Bahtera”: Perjalanan Kontemplatif Sembilu Melalui Vokal, Gitar, dan Harmonika

Solois Sembilu kembali merilis karya terbaru lewat single berjudul “Bahtera“. Rilisan ini diperkenalkan dalam format video lirik yang kini sudah dapat diakses melalui kanal YouTube resmi (@sembiluofficial) serta tautan penyerta di berbagai kanal media sosial mereka. Lagu ini hadir dengan aransemen yang minimalis. Tanpa banyak polesan tambahan, Sembilu hanya menggunakan vokal, gitar, dan harmonika sebagai instrumen utama. Pendekatan organik ini seolah membawa pendengar kembali ke akar perjalanan Sembilu saat pertama kali berproses hingga titik sekarang. Secara tematik, “Bahtera” merefleksikan alur kehidupan yang terus bergerak maju. Sembilu mengambil analogi tentang perjalanan menuju lautan sebagai ruang untuk mempelajari arti pengorbanan, pengetahuan, dan perjuangan. Setiap baris liriknya menyimpan harapan dan doa agar semangat yang ada tetap terjaga hingga tujuan akhir tercapai. Lebih jauh,

Read More »

Treezz Merilis “Smile”: Pesan Optimisme di Tengah Keraguan Diri

Solois indie pop asal Cianjur, Treezz, resmi merilis single terbaru bertajuk “Smile“. Lagu ini hadir dengan aransemen gitar yang dominan dan nuansa cerah, membawa pesan mengenai pentingnya menjaga cara berpikir positif saat menghadapi masa-masa sulit. Treezz menulis “Smile” pada pertengahan tahun 2024, di masa ketika ia mengalami periode penuh keraguan

Read More »

“Menerka Sampai Mati”: Fragmen Kelelahan Batin dari Kukudabukon

Unit alternatif asal Jakarta Timur, Kukudabukon, resmi merilis single terbaru berjudul “Menerka Sampai Mati” pada 27 Maret 2026. Trek ini merupakan amunisi terakhir sekaligus penutup rangkaian single album penuh perdana mereka yang telah diluncurkan pada April 2026. Melalui lagu ini, Kukudabukon kembali mempertegas perspektif kontemplatif dalam penulisan lirik mereka. Jika

Read More »

“A Summer Bluer”: Titik Balik dan Eksplorasi Melankolis Decemberism

Unit Indierock/Emo asal Sidoarjo, Decemberism, resmi menandai fase baru perjalanan musik mereka melalui single terbaru bertajuk “A Summer Bluer”. Dirilis secara digital pada 17 April 2026, lagu ini sekaligus menjadi penanda bergabungnya duet Lambang Akbar Ramadhan dan Abiezar Akbar Pramestio ke dalam barisan roster Haum Entertainment. Secara naratif, “A Summer

Read More »

Renjana Membedah Manis dan Getirnya Relasi Lewat Single Perdana “Asmara”

Kwartet indie pop asal Magelang, Renjana, resmi menandai kemunculannya di skena musik dengan merilis single perdana bertajuk “Asmara“. Lagu ini sudah tersedia di platform Spotify sejak Kamis (9/04), berbarengan dengan peluncuran video klip di kanal YouTube resmi mereka. “Asmara” menjadi perkenalan awal bagi warna musik Renjana, sekaligus menjadi jembatan menuju

Read More »