Winnie The Fools Rilis “Thrashpunk 666awat Darurat”


Tentang WINNIE THE FOOLS

Winnie The Fools pada mulanya terbentuk karena kesamaan hobi 3 orang yang suka nongkrong di salah satu warung, di pojokan Kota Indramayu sejak mereka duduk di bangku SMA. Mereka adalah Iir, Gegen, dan Apip. Selain nongkrong, hobi yang sama yang mereka jalani adalah bermain skateboard, jalanjalan, nonton gigs, dan tak lupa bermain band. Dengan kesamaan hobi dan punya referensi musik yang hampir serupa, maka ketiga orang ini membentuk sebuah kolektif band bertajuk Winnie The Fools pada pertengahan tahun 2015 di Kota Indramayu.

Setelah berjalan selama hampir lebih dari 2 tahun untuk mengumpulkan dan berdiskusi mengenai materi lagu, Winnie The Fools akhirnya merilis album berjudul “Thrashpunk 666awat Darurat”. Bukan tanpa alasan jika Winnie The Fools baru merilis album, hal ini dikarenakan personilnya yang “LDR”an karena urusan perkuliahan di kota yang berbeda-beda, Iir di Malang, Gegen di Jatinangor, dan Apip di Purwokerto. Sehingga penggarapan album ini dapat dikatakan rumit karena komunikasi dan diskusi mengenai materi yang berjalan sukar.

 

Album “THRASHPUNK 666AWAT DARURAT”

“Thrashpunk 666awat Darurat” resmi dirilis pada tanggal 3 Maret 2018. Album ini merefleksikan tentang semua hal yang sering bersinggungan dengan kehidupan sehari-hari tiap personil dalam hiruk-pikuknya kehidupan kota
pinggiran. Judul album diambil dari salah satu trek lagu yang ada di album ini.

Pada lagu pembuka berjudul “Satanic Skater” menceritakan tentang hobi ketiga personilnya yang suka bermain skateboard. Saking cintanya dengan bermain skateboard sehingga sering terbuai bisikan setan sampai-sampai lupa
waktu, dan kadang-kadang lupa solat, maka jadilah lagu ini Satanic Skater.

Lalu lagu kedua berjudul “Pesugihan Babi Ngepet”. Lagu ini terinsprirasi dari fenomena horror. Fenomena horror ini contohnya adalah tertangkapnya orang-orang yang melakukan pesugihan salah satunya adalah Babi Ngepet. Mereka mengangkat isu ini karena cukup menarik dan unik untuk dijadikan sebagai sebuah materi lagu.

“Hymn for the Fools” merupakan lagu ketiga. Lagu ini merupakan kritik sosial tentang para pemabuk yang suka membeli miras dan melakukan mabukmabukan di sembarangan tempat dan tak peduli dengan keadaan lingkungan sekitar. N666ak sopan !!!

Lagu keempat berjudul “K.P.L (Kelompok Pelaut Lincah)” sebuah bentuk respect Winnie The Fools kepada para nelayan yang bersusah payah mencari nafkah di lautan melawan berbagai macam rintangan yang membentang, tak jadi masalah, dan tak jadi beban pikiran.

“T.T.S (Teman Tapi Sampah)” adalah lagu tentang pengalaman sehari-hari mengenai kerisauan dengan kelakuan teman-teman yang suka menusuk dari belakang, membuat hati tidak nyaman, dan geregetan. Kzl !!!

Lagu keenam dan sebelas berjudul “Thrasher Warungan”. Kegiatan ketiga personil Winnie The Fools nongkrong di warung terangkum dalam lagu ini. Tentang makanan dan minuman kesukaan yaitu kuaci dan tijus. Serta tak lupa rokok sebatang lalu bayarnya ngutang. Di versi lagu yang kesebelas mereka menyebut warung tongkrongan kebanggaannya yaitu Warung Yayu Robiah Familia.

Lagu ketujuh “Long Life Mango City”. Merepresentasikan rasa cinta dan bangga kepada kota mereka tercinta Indramayu, yang kadang dipandang sebelah mata oleh orang-orang dari luar.

Pada lagu kedelapan berjudul “Pantvranian Laper” terasa spesial dari lagu yang lain karena dibalut dengan elemen-elemen black metal. Sebuah rip off judul lagu “Transilvanian Hunger” dari dedengkot Black Metal Norwegia Darkthrone. Jika di Eropa ada Transilvanian Hunger, maka di Indramayu ada Pantvranian Laper. Kegelapan Pantai Utara memberkati.

Lagu kesembilan berjudul “Thrashpunk 666awat Darurat”. Lirik lagu ini sebenarnya sangat umum pada lagu band metal ataupun punk. Menceritakan perlawan terhadap stereotip serta pandangan-pandangan miring yang selalu ditujukan kepada anak-anak metal dan punk.

Bathory memang adalah salah satu influence terbesar Winnie The Fools, selain Toxic Holocaust, Iron Reagan, serta banyak band Thrash dan Black Metal Lainnya. Pemilihan lagu “Reaper” karena aransemen musiknya sangat cocok dengan musik yang ada pada Winnie The Fools, sehingga terpilihlah lagu ini untuk dijadikan cover sebagai penghormatan kepada Quorthon dan Bathory.

Ditulis oleh : Iir dan dibantu oleh Apipsantri (bukan drummer)

Previous Energy Nuclear - All Humans Are Weird
Next The Moses Purposes Rilis Single "Louder Harder" dan "Something Wrong