Pandemi yang menyebalkan tidak hanya menyisakan kenangan buruk, beberapa hal baik juga tercipta akibat covid-19 ini. Salah satunya adalah Vahitra, band baru yang berasal dari selatan kabupaten Malang.
PPKM yang berkepanjangan membuat setiap orang mencari caranya sendiri untuk menjaga kewarasan. Tak terkecuali bagi Nay, Raksa, Pel dan Doel. Gerak yang terbatas membuat mereka menjadi lebih sering jamming serta bertukar referensi musik.
Durasi karantina yang cukup lama mengubah jamming yang mereka lakukan menjadi lebih serius. Ditambah lagi referensi musik yang saling dibagikan ternyata membuat keempatnya menemukan titik temu mengenai nilai-nilai estetis soal musik. Tentang seperti apa lagu yang bagus serta bagaimana seharusnya bermusik itu dilakukan. Hal ini kemudian berujung pada terbentuknya Vahitra, sebuah media yang kemudian menjadi kendaraan mereka menjelajahi ruang-ruang musikalitas yang selama ini mereka simpan.
Meski masih relatif baru terbentuk, mereka mencoba mendorong lebih jauh komitmen bermusiknya dengan membuat materi album, yang sementara ini sudah terkumpul beberapa track.
Tak ingin mengakhiri tahun 2022 ini tanpa progres, Vahitra melepas single perdananya dengan format digital download secara eksklusif via The Store Front pada tanggal 19 Desember 2022 lalu. Guna membuktikan kesungguhan mereka untuk segera menyelesaikan albumnya.
Sebuah lagu yang mereka beri judul Nun yang merupakan persembahan kepada siapapun di luar sana yang berani untuk mengakui kesalahan yang pernah dilakukan, dan meyakinkan dirinya untuk terus berprogres menjadi lebih baik lagi. Hal ini sekaligus menjadi motivasi Vahitra untuk terus berkarya dengan lebih baik.
Klik disini untuk mendengarkan Nun di beberapa layanan streaming.





