The Melting Minds Rilis “Digitized” Sebagai Pembuka Bagi Album Perdana

Latest

Maio Rilis Debut Album Bersama HSTD Records

Setelah merilis dua single yang ber-titel “The Justice Trap”...

Mirza W. Soenarto feat. Glenn Fredly Tetap Berkarya Untuk Negeri

Dalam ketiadaannya, Glenn Fredly hadir bersama Mirza W. Soenarto...

“Berhenti Mengerti”, Single Pembuka Konsep Trilogi Dari Prinsa Mandagie

Prinsa Mandagie Gadis berumur 22th berasal dari Bandung ini...

Janice Mencari “Magic” Untuk Lagu R&B Terbarunya

Penyanyi Soul Swedia dan pembangkit tenaga R&B, Janice, merilis single...

Share

“We are the monotony, we are no longer as entities.”

“Ketika sudut terjauh dunia telah ditaklukkan secara teknologi dan dapat dieksploitasi secara ekonomis; ketika kejadian apapun, dimanapun, kapanpun dapat diakses secara cepat; ketika waktu tidak lain adalah kecepatan, instanitas, dan simultanitas, dan waktu sebagai sejarah telah lenyap; lalu, masih saja ada ketidaktentuan di atas semua keributan ini. Untuk apa? Kemana?  Lalu bagaimana?”

Selamat datang di dunia digital, selamat bergabung di era kemudahan mengakses segala hal secara instan dalam satu genggaman layar ponsel. Saat ini kita hidup di dunia digital yang terus berkembang, sehingga teknologi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, berkembang pesatnya teknologi juga menggerus hakikat manusia yang utama yaitu sebagai makhluk sosial, kita berproses bersama manusia lainnya dengan cara berinteraksi dan bersosialisasi sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku. Ironisnya, kita semua termakan oleh kemajuan teknologi yang kita ciptakan sendiri. Intensitas interaksi secara langsung perlahan mulai tergantikan melalui layar ponsel masing-masing.

The Melting Minds: Kelompok eksperimen imajinasi yang merilis single ke empat berjudul Digitized melalui label independent Boneless Records. Lagu ini merupakan sarkasme dari manusia yang telah kehilangan entitasnya. Melihat dunia melalui layar ponsel atau komputer, kita yang berada di realitas dunia digital ini menyambut satu sama lain dengan kebanggaan bahwa dunia tempat kita hidup merupakan tempat yang paling hebat, padahal kosong, tak menentu, dan tak berarti. Kemajuan teknologi yang kita bangga-banggakan ini telah menghancurkan kaidah-kaidah kemanusiaan.

Konsep musikal Digitized menggunakan pendekatan musik psychedelic rock dengan nuansa futuristik yang absurd dengan sound design vintage nan eargasmic. Diimbangi harmoni vokal yang membius, merepresentasikan dari sudut pandang manusia yang memperkenalkan dunia digitalnya secara indah namun sebenarnya hancur berantakan yang dikemas dengan outro yang chaos.

Digitized merupakan satu penggalan cerita sekuel kedua dari tiga sekuel yang terbagi dalam album. Dan ini adalah single mereka yang keempat dalam kurun waktu kurang dari enam bulan yang merupakan single terakhir sebelum album yang nantinya akan dirilis tahun 2021.

Profil The Melting Minds

The Melting Minds adalah grup musikal yang terbentuk dari eksperimen imajinasi. Didirikan oleh Slinky Bones yang diinisiasi oleh teman lamanya, Dhandy Satria (a.k.a Aamaga) melalui hubungan jarak jauh antara dua kota besar di Indonesia: Jakarta dan Yogyakarta. Slinky Bones juga mengajak temannya yang berada di Wonosari yang mempunyai kesamaan concern untuk berkarya dalam ide album berdasar alter-egonya.

The Melting Minds tercipta dari fractal-chaotic dan sonic-sinergi pada pertengahan tahun apokaliptik 2020. Line up The Melting Minds terdiri dari vokalis/gitaris Slinky Bones, gitaris Ahmad Tubagus, multi-instrumentalist Dhandy Satria, bassist Marcellinus Yoga, synthesizers/singer Yafet Yerubyan, dan dual drummer Christian Gratia dan Wawa Kzk.

Melalui label independent mereka Boneless Records, mereka merilis dua single pertama mereka “The Snake” dan “Possessing The Witch” berdasarkan konsep mitologi jawa yang di-mix dengan mitologi yunani kuno dikombinasikan dengan influence dari gelombang musik psychedelic rock dan experimental dekade 60s-70s dengan attitude “chaos and order” yang membuat The Melting Minds terdengar sangat berbeda dibanding dengan rata-rata band indie di Yogyakarta.

The Melting Minds

Surel : themeltingminds@gmail.com

Kontak : +62 812-2907-0004 (wawakzk)

 

Media Sosial

YouTube : Bonrecs

Instagram : @themeltingminds

@bonrecs

Spotify : The Melting Minds

Twitter : @themeltingminds

Bandcamp : The Melting Minds

 

Dibalik Layar

Lyric                            : Slinky Bones & Bree Schulte

Composers                : Slinky Bones, Ahmad Tubagus, Yafet Yerubyan, Dhandy Satria,
Christian Gratia, Wawa Kzk, & Marcellinus Yoga

Arranger                    : Dhandy Satria, Ahmad Tubagus. Christian Gratia, & Slinky Bones

Album Artwork          : Wawa Kzk

Photographer           : Ranisa Rahma

Copywriter                 : Yafet Yerubyan, Slinky Bones, & Marcell Yoga

Recorded by             : Slinky Bones di Boneless Records HQ

Dhandy Satria di Catpaws Lab

Mixed by                    : Dhandy Satria

Mastered by              : Dhandy Satria

Vocals                                    : Slinky Bones, Yafet Yerubyan, & Dhandy Satria

Guitars                       : Slinky Bones, Ahmad Tubagus, & Dhandy Satria

Bass                           : Slinky Bones & Marcellinus Yoga

Synthesizer               : Yafet Yerubyan & Dhandy Satria

Drums                                    : Slinky Bones, Christian Gratia & Wawa Kzk

Thanks to                  : Boneless Records, Catpaws Lab, & Omnimore Records

Open chat