Setelah lebih dari setahun hiatus, grup Heavy Metal asal Bandung, Residual Energi akhirnya kembali merilis single terbaru mereka dengan format musik yang lebih segar.
Ardi dan Yuda (Uday), dua punggawa yang mendirikan band ini berencana untuk menjalankan kembali band yang lahir pada tahun 2020 tersebut. Dua personel lama pun dikontak kembali, yakni Semeru, atau Meru (Drum) dan Angga ‘Bule’ (Bass). Singkat cerita, perjalanan band ini dimulai kembali dengan latihan mengusung format yang lebih segar dan lebih sangar dari sebelumnya.
Residual Energi mencoba bercerita pada lagu ‘Bukan Sang Pemimpin’ melalui penggambaran harimau dan domba sebagai bentuk imajinasi tentang semua keresahan mereka dalam menjalani kehidupan sebagai pekerja di kota. Dalam lagu tersebut, mereka menceritakan tentang keseharian para gerombolan harimau yang terkekang oleh kekuasaan dari sang domba. Pada hakekatnya, harimau sendiri tidak mungkin dapat dipimpin oleh domba, akan tetapi demi untuk menjaga keberlangsungan hidup dan untuk menjaga asa kawananya, sang harimau menjadi kehilangan jati dirinya. Sedangkan si domba ini selalu mengintimidasi dan bersikap otoriter terhadap kawanan harimau tersebut.
Lagu ‘Bukan Sang Pemimpin’ dicitakan oleh Ardi dan Yuda, dan direkam di U.E.H Studio dengan Ardi sebagai audio engineer, sekaligus menangani mixing dan mastering. Sedangkan untuk artwork, dikerjakan oleh Pigcuts.
Klik di sini untuk mendengarkan Bukan Sang Pemimpin di Bandcamp.





