Peluncuran Koperasi Ke666elapan dan Bhinneka Radio


Menyambut momen bahagia karena dunia akan segera mencapai tahun 2020 beserta gagal prediksi tentang kiamat di tahun 2012. Kami juga merasa perlu untuk ikut merayakan kegagalan anak muda tapi masih saja mau melanjutkan dunianya.

Sebagai ucapan syukur atas kesempatan hidup sampai hari ini, kami sekumpulan barisan muda-mudi di Purwokerto. Bersepakat untuk menghimpun diri dan berinisiasi untuk ikut meramaikan arena sosial dalam bidang seni dan kreatif, yang akrab disebut sebagai ekonomi kreatif atau industri kreatif.

I

Data Nasional

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memyebut selama ini terdapat tiga subsektor utama pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia. Tiga subsektor utama yang menopang ekonomi kreatif di Indonesia yakni kuliner, fashion dan kriya. Subsektor ekonomi kreatif lain yang pertumbuhan bagus antara lain film animasi dan video, desain komunikasi visual, serta aplikasi dan pengembangan game.

Hal itu karena kita punya semua, keberagaman. Tak hanya sumber daya alam (SDA) tapi potensi sumber daya manusia (SDM) pun masih bisa dikembangkan. Di Indonesia, sektor ekonomi kreatif telah berkembang pesat. Pada 2017 misalnya, sektor ini menyumbang Rp 990 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 17,4 persen dan tahun ini diproyeksikan menyumbang PDB sebesar Rp 1.041 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 18,2 persen.[1]

II

Fakta Di Purwokerto

Tetapi kami sebenarnya tidak mau ambil pusing menerjemahkan data pertumbuhan tersebut. Bagi kami, terdapat hal yang lebih sederhana terkait alasan kenapa kami menghimpun diri dan berinisiasi yaitu, karena kami tidak memiliki cukup modal hanya untuk sekedar mencetak album dari hasil rekaman band, kaos dengan gambar yang lebih lama berada di harddisk, atau kemampuan editing video yang hanya mentok jadi postingan di Instagram.

Selain itu, secara khusus, berangkat dari refleksi, pengamatan hingga peninjauan dokumentasi kegiatan melalui melalui Heart Corner Collective terhadap iklim kreatif di Purwokerto yang dirasa semakin surut. Setidaknya, Heart Corner Collective telah ada dan ikut meramaikan kegiatan seni dan kreatif hampir 15 tahun lamanya. Kami bersepakat untuk membentuk sebuah koperasi bernama Koperasi Ke666elapan.

III

Kolaborasi Ekosistem

Heartconer Dengan Bhinneka Ceria

Namun, pembentukan Koperasi Ke666elapan tidak terbatas atas inisiasi Heart Corner Collective melainkan juga dari banyak pegiat seni kreatif yang ada di Purwokerto. Koperasi ini akan bergerak dalam bidang seni dan kreatif. Beberapa aktivitas usaha yang akan dilakukan oleh koperasi antara lain: pencarian bakat (talent scouting), produksi dan distribusi karya (album musik, gambar, video, dll), pembiayaan penyelenggaraan acara (konser musik, pameran, dll). Koperasi Ke666elapan memiliki slogan “Until The Light Take Us”

Dalam semangat yang sama untuk membentuk sinergi dan kolaborasi kerja, Komunitas Bhinneka Ceria yang juga telah berdiri sejak 2010 merasa perlu untuk ikut-ikutan. Secara singkat, Komunitas Bhinneka Ceria adalah ruang alternatif bagi siapapun yang ingin belajar dan berbagi bersama masyarakat luas.

Dalam praktiknya, Bhinneka Ceria selalu membawa tiga unsur utama dalam gerakannya, yakni:  Pertama, Pendidikan sebagai sebuah jalan perjuangan, usaha menanam benih keadilan dan mewujudkan kemerdekaan. Kedua, Pemuda sebagai entitas sosial yang memiliki tanggung jawab untuk menciptakan tatanan sosial adil dan makmur diseluruh pelosok dunia. Ketiga, Pengabdian sebagai manifestasi dari rasa solidaritas atas cita – cita kemanusiaan tanpa dibatasi oleh suku, agama, ras, bahkan territorial negara.

Ketiga unsur tersebut kemudian menjadi manifestasi dari cita – cita dan juga program Bhinneka Ceria. Dimana melalui tiga unsur tersebut dapat diwujudkan masyarakat yang memiliki kesadaran kritis atas kondisi sosial, ekonomi, dan politik dalam memperjuangkan hak – haknya sebagai masyarakat.

 IV

Bhinneka Radio x Koperasi Ke666elapan

Bhinneka  Radio yang telah dibentuk pada tahun 2012 oleh Bhinneka Ceria, mulanya berfungsi sebagai media penyampai informasi atas kegiatan yang dilakukan Bhinneka Ceria. Seiring dengan perkembangan zaman, Bhinneka Radio kembali diaktifkan dengan visi dan misi yang diperbaharui. Bhinneka Radio akan menjadi sebuah media dengan menggabungkan konsep Music, Social Movement, E-Sport.

Komposisi konsep yang menarik akan disajikan dalam bentuk audio dan visual dengan memanfaatkan kanal sosial media dan streaming. Ruang eksplorasinya diperluas bukan hanya sebagai media penyampai informasi tetapi juga memiliki fungsi hiburan hingga edukasi. “Berkarya Atau Durhaka”.

Untuk itu, Koperasi Ke666elapan dan Bhinneka Radio ingin mengajak kawan-kawan semua untuk hadir dalam acara peluncuran kami. Pada hari Sabtu, 23 November 2019 di Ramiro Café, Jalan S. Parman No.92. Dalam acara peluncuran ini akan di isi talk show yang akan membahas tentang koperasi dan industri kreatif dengan pembicara Wiman Rizkidarajat dan Arizal Mutahir, dimoderatori oleh Iskandar. Kami juga akan menampilkan stand showcase terkait bidang kerja yang akan dilakukan untuk memberikan informasi kepada teman-teman yang ingin bergabung. Selain itu, juga akan diisi oleh pentas musik oleh 5678Things (Band) dan DVTR+Eininos (DJ).

Tertanda

Hendrikus Setya Adi Pratama

(Presiden Direktur Koperasi Ke666elapan)

[1] https://money.kompas.com/read/2019/08/16/204100026/industri-kreatif-punya-kontribusi-pada-pertumbuhan-ekonomi-indonesia

Previous TALODHY SOLOIS ASAL MALANG, LUNCURKAN SINGLE PERDANA
Next Single ke-3 Sweet After Tears