Mungkin patut jika band ini kita juluki dengan kata “nekat dan ngeyel”. Band yang asalnya sulit untuk kita sebut dari mana, aransemen ngawur dan mungkin bisa buat sakit telinga kita waktu kita dengerin karyanya.
Mirage, band hardcore yang terbentuk pada 3 Oktober 2021 dan terdiri dari 3 kota yang berbeda di Indonesia yaitu kota Solo, kota Purwodadi, dan kota Sukoharjo. Tapi mereka lebih suka disebut dari CJ (Central Java) dan mereka menjuluki dirinya berasal dari “Real CJ Boys”.
Mirage yang berarti “fatamorgana” ya, karena sudah berfikir dari awal mungkin band ini akan terkesan seperti diantara niat atau tidak. Terdiri dari Ocan sebagai vokalis, Bagus sebagai gitaris, Ghalih sebagai bassis dan Koko sebagai Drummer. Mereka terinspirasi musik dari banyak band hardcore seperti Slope, Backtrack, Minority Unit, Expire, Blind Justice, Dare, Trapped Under Ice dan lain-lain dan akhirnya mereka membuat band ini.
Kenapa kita patut menjuluki mereka “nekat dan ngeyel”? Tepatnya pada 17 November 2021 kemarin mereka merilis “The ’21 Demo” yang berisi 2 lagu yaitu “Always Happens” dan “Prove To Me”. Menceritakan dimana kehidupan yang semakin sulit karena terkadang harus memikirkan orang lain dan bahkan hingga lupa untuk memikirkan keadaan diri sendiri. Dan muak dengan adanya persaingan yang selalu ada didalam sebuah pertemanan. Yaps, hanya selisih 1 bulan mereka merilis 2 lagu mereka sebagai awal perjalanan band ini.
Mereka merekam aransemennya secara mandiri dirumah si vokalis band ini. Lalu merekam suara vokal dengan menyewa studio selama 1 jam. Lalu memproses mixing dan mastering secara mandiri dan apa adanya lagi dirumah si vokalis. Ya, proses yang sangat amatir dan kacau balau seperti kondisi dimana Mirage ini terbentuk (pandemi).
Dan di bulan Desember ini mereka akan segera merilis “The ’21 Demo” dalam bentuk fisik berupa CD dan dibantu oleh label dari Solo, Disposal Records.
Info/Kontak :
Email : mirage4hc@gmail.com
Instagram : www.instagram.com/bandofmirage
Website : bandofmirage.bandcamp.com/releases





