Mighfar Suganda Merilis Video Musik “Broken Sunset”


Setelah sukses dengan kedua single nya N for Nothin dan Broken Sunset (OST Meanor) yang sampai masuk official playlist Spotify FRESH FINDS INDONESIA, mencapai belasan ribu streams Spotify dan views YouTube hanya dalam beberapa bulan. Selain itu obrolan Seputar Broken Sunset sampai di ulas di LINE TODAY dipublikasikan oleh Koran Jakarta.

Sebelum kesuksesan tersebut, Mighfar Suganda sudah menyiapkan jauh hari secara matang Music Video BROKEN SUNSET OST MEANOR sejak bulan Oktober 2020 sampai April 2021, yang dipublikasikan di channel YouTube Mighfar Suganda pada 30 April 2021. Seminggu sebelumnya, Mighfar Suganda mengadakan acara SHOWCASE BROKEN SUNSET, dengan agenda Pers Conference, Q&A, nobar, dan bedah musik video, pada 25 April 2021 di Café Terasbelakangrumah Surabaya, berlangsung sukses dan meriah, dihadiri oleh MD Radio RRI Media Partner Folkslokal, S. A. P, GMO Event  Dilarangduduk, Allyoucanart, Vojomusic, Showyourcreated, SepertiRadio, Komunitas Band Mojokerto, dan Soilnotsoil hingga membuat Satpol PP untuk datang, tapi situasi aman karena acara berlangsung sesuai protokol kesehatan.

Screenplay MV ini lompat ke masa depan, episode ke 5 dari keseluruhan cerita MEANOR. Ini adalah sebuah serial thriller yang ditulis oleh Mighfar Suganda dan di direct langsung olehnya, bekerjasama dengan videographer dan editor dari KOSHARIAN PRODUCTION. Dengan jalan cerita unik dan penuh misteri penonton dan penikmat musik akan dibuat penasaran dengan detail-detail di Music Video BROKEN SUNSET, penuh dengan teka-teki dan tentu saja jawabannya baru akan terkuak melalui flashback di MV selanjutnya yang akan mundur ke episode 1-4.

Tema : Hidup bagai samudra, kita berusaha menyelami nya tapi terdampar lagi dan lagi. Alur cerita dari Music Video BROKEN SUNSET, dibuka dengan scene seorang pria bernama Mike terkapar dan terdampar di tepi pantai, lupa tentang semuanya dan bagaimana sampai bisa di tempat itu. Melihat sekelilingnya banyak barang-barang kecil tercecer, mencoba meraih smartphone lawas di sebelahnya dan mencoba meminta bantuan tapi tidak ada sinyal. Berdiri dan merekam video sebagai pengingatnya apabila dia terlupa lagi. Berjalan pelan menyusuri pantai mengambil dan langsung memakai barang-barang kecil satu persatu mulai dari jam tangan, kacamata, sepatu, jaket, dan topi, tetapi dia masih belum bisa mengingat sepenuhnya. Sekilas, di benaknya banyak orang bermain di pantai, dia lalu berlari menuju matahari tenggelam.

Tiba-tiba dia terjatuh dan terkapar di atas pasir, dia mencoba bangkit dan tidak sengaja menemukan buku diary, membuka dan membaca halaman terakhir. Matanya melotot terkejut dengan kenyataan yang ada, tidak terima, bersujud, dan memukul keras pasir pantai. Beberapa bulan setelahnya dia tersadar lagi terdampar di pantai yang lain, dia frustrasi dan melampiaskan dengan menendang pasir pantai dan berlari lagi menyusuri pantai terjatuh, menghadapi rasa sakit lagi dan lagi. Scene malam hari, ia sudah muak dengan semua ini membuang barang-barangnya, berbaring di atas pantai yang gelap dan dingin. Imajinasi nya melayang ia bermimpi melempar kertas bertebaran di udara. Pagi tiba, ia tak sadarkan diri hanyut di laut, berusaha untuk keluar dan berjalan keluar pantai tersenyum dan menerima semuanya.

Music Video yang diproduksi saat pandemi COVID-19 berlangsung ini di laksanakan sesuai protokol dengan tidak melibatkan banyak orang, cast hanya satu orang dengan tim yang minimalis dan efisien sesuai kebutuhan, di take di 3 lokasi berbeda, Pantai Semilir, Tuban, Agro Toyoaji, Bojonegoto, dan Pantai Gatra Malang. Mighfar Suganda sengaja mencari lokasi yang sepi untuk menghindari kerumunan dan menyesuaikan dengan konsep Music Video tentang terdampar, kesepian, dan kesendirian di tepi pantai. Disupport oleh dengan Brata Aghni dan CMC TIGA WARNA untuk perijinan keamanan di Pantai Gatra. Perjalanan ke lokasi selalu ditemani dengan Tim KOSHARIAN Production dan Delayed Boy.

Dengan durasi total 09:35 menit, perlu perjuangan dan ketekunan ekstra untuk menyelesaikan seluruh produksi, sempat pergantian tim editor, sampai ide baru untuk menambahkan prolog 03:19 menit music dan suara secara perdana di produksi, mixing, dan mastering sendiri oleh Mighfar Suganda untuk menemukan karakter sound yang di inginkan, yang sebelumnya hasil mixing mastering di godok oleh music engineer Straight Music Studio. Track 1 lagi bertajuk Exordium of Broken Sunset yang berisi prolog dan music cinematic dari Broken Sunset akan menyusul rilis di Spotify, Apple Music, dan semua platforms digital pada 21 Mei 2021. Sedangkan Music Video Broken Sunset sudah bisa dinikmati di channel YouTube Mighfar Suganda yang rilis tanggal 30 April 2021, Jam 8 Malam.

MV Broken Sunset at YouTube: https://youtu.be/ulNNCUk68S4

Previous Rindu Tak Berujung ala Tiara Effendy di Single Terbaru Berjudul "Memudar"
Next Dere Rilis Single Terbaru Berjudul "Berisik"