MiaW MucuS – Maybe, Someday


Setelah lama ora ngapa-ngapa, Henrikus A.K.A HDR (Former Last Scientist) yang juga sudah tidak punya kemampuan nge-rap memutuskan untuk mencoba projek baru. Meskipun rap tengah mulai menunjukan geliatnya, dan jelas banyak rappper yang memiliki kemampuan luar biasa telah bermunculan. Henrikus sudah merasa lelah karena tidak bisa lagi mengembangkan teknik rap-nya. Akhirnya, Henrikus mengajak Nanda Ardi A.K.A Kibong A.K.A Bos Teluk (Gitaris Sad Story On Sunday, dll) membuat projek iseng-iseng, tentunya untuk dari pada ora ngapa-ngapa.

Kami memberi nama MiaW MucuS, yang artinya lendir kucing, pejuh kucing atau apapun sebebas kalian mengartikannya. Nanda yang menggemari aliran musik post-rock, shoegaze dll. Nanda suka sekali gitaran di panggung sampai jarinya lecet berdarah-darah. Sementara Henrikus selera musiknya memang tidak jelas, tapi indentifikasi yang jelas Henrikus sangat menyukai rap, no debat. Selain rap, Henrikus juga pendengar setia aliran musik post-rock, shoegaze, ambient, hingga electronic. Memang Henrikus ini bocah ga jelas.

Kami akhirnya bersepakat untuk menggabungkan aliran musik electronic pop, shoegaze dan synthwave. Jadi kalian sebaiknya sudah tidak perlu meributkan format yang kami bentuk. Toh ini namanya juga projek iseng-iseng, kalau serius biasanya malah cepet bubar. Projek lagu kami beri judul Maybe, Someday. Terinspirasi dari paket-paket instrumen milik The Midnight, Timecop 1983, The Chromatics, Anoraak, Carousel, FM-84, dan lainnya.

Semua proses pengerjaan dalam lagu Maybe, Someday dikerjakan bersama-sama, secara khusus Nanda berperan sebagai tukang gitar dan tukang benerin chord yang salah akibat ulah Henrikus. Maybe, Someday memodifikasi lirik dari bintang kecil, tulisan Isaac Asimov, hingga kegelisahan tentang quarter life crisis serta berbangsa dan bernegara. Kami juga melakukan teknik sample-based untuk beberapa insert instrumen. Untuk vocal, kami yakin memang sangat butut, efek auto-tune dengan banyak layering pun tidak mampu merubah suara Henrikus menjadi bagus. Tetapi kembali lagi karena kami lebih suka ora ngapa-ngapa. Makanya kita tidak berusaha lebih proper untuk mencari vocal yang lebih mumpuni untuk mengisi lagu ini. Pengerjaan artwork dibantu oleh Gani Sambas. Sementara video juga cuma dibuat iseng melalui Zgame Editor Visualiser bawaan Fruity Loops oleh Henrikus. Tentunya, mau tidak mau Heartcorner Records harus menerima lagu kami untuk dirilis. Memangnya siapa lagi yang mau meriliskan lagu butut?.

Lagu ini akhirnya dengan terpaksa dan memaksa untuk dirilis. Sekaligus untuk kado kelahiran anak pertamanya bersama mamak Iruhina. Kami tidak berharap kalian suka sih, tapi tidak ada salahnya sekali saja untuk didengarkan. Terima Kasih.

Peluncuran video musik dilaksanakan pada pukul 17.00 WIB
Link Video Klik –> MiaW Mucus – Maybe, Someday (Official Video)

Lyrics Description

The stars, like dust, encircle me
In living mists of light;
And all of space I seem to see
In one vast burst of sight

Fighting and a scars are part of us. Darkness thickened and collapsed about me. Some of it never ever lifted again

Night will always be a time of fear and insecurity, and the heart will sink with the sun
People live and die by nonsense. It’s not what is so much as what people think is

Only a lie that wasn’t ashamed of itself, if it could be possibly succeed

To Mankind
And the hope that the war against folly
may someday be a won after all.

Produce by : MiaW MucuS
Composed & Arranged by : MiaW MucuS
Recorded at : Stud Studio
Mixing and Mastering by : HDR
Video by : HDR
Released by Heartcorner Records

Special Thanks To Faishal DVTR

Video made with FL Studio ZGameEditor Visualizer plugin

Effect author credits:
HUD Image – Rado1
Flow Noise – nimitz Twitter: @stormoid Adapted from https://www.shadertoy.com/view/MdlXRS
BufferBlender, ColorCyclePalette, FrameBlur – Cynex
Youlean Color Correction – Youlean

Previous Who is DRACUL? "TRANSYLVANIA GAZETTE"
Next “$UKCLAW” Album Perdana Dari MADNESS ON THA BLOCK