Setelah hiatus selama delapan tahun, lalu reuni di tahun 2019 dan setelah itu mengeluarkan empat single, pada Februari 2023 akhirnya The Last Samurai Syuhada (TLSS) yang digawangi Singgih (bass/vokal), Agung (gitar/vokal) dan Aril (drum) merampungkan materi untuk album debutnya yang berisi tujuh track, dengan 4empat track lagu lama yang di re-take, ditambah tiga track bersama 3 kolaborator di 3 kota. Album ini telah dirilis secara eksklusif pada 24 Februari 2023, dengan format fisik berupa kaset pita oleh label mereka sendiri, Siderise Records. Launching album release party dilakukan pada hari yang sama dengan bertempat di Dimithree Café Sidoarjo.
Album “Eunioa” seluruh lagunya bercerita tentang kehidupan positif, tindak kebaikan sehingga memberi manfaat terhadap diri sendiri dan orang lain. Berisi tujuh buah track dengan muatan materi yang dari segi sound, warna musik, serta isi lirik yang berbeda dan berbobot di tiap lagunya. “Di tiap Lagunya punya karakter warna musik yg kuat. Full berisi tentang kebaikan dan kehidupan tanpa lagu berlirik cinta yang menjadi andalan setiap band pop punk pada umumnya,” ujar Singgih selaku frontman TLSS.
Sebelumnya, single andalan mereka yang berjudul ‘Telling Goodness‘ rilis pada tahun 2020, setelah itu mereka membuat sesuatu gebrakan dengan berkolaborasi dengan 3 kolaborator di 3 kota (Surabaya, Sidoarjo dan Bandung), yakni Zachary Topuh (Blingsatan) dengan ‘Melangkah Terarah‘, Tommy Disastra (MJA, Sleeping Police & Super Somesoul) dengan ‘Jadilah Berarti‘ dan Aska Rockers (Rocket Rockers) dengan ‘Rumah‘ pada tahun 2021. Ketiga lagu tersebut masuk dalam album “Eunoia“, dengan ditambah empat lagu original The Last Samurai Syuhada, mulai dari ‘Globalize Intifadha‘, ‘The Way of The Truth‘, ‘Responsibility‘, dan ‘Telling Goodness‘ yang keempatnya melalui proses re-take.





