Krigan “You Are My Type” Exhibition (17 Agustus – 8 September 2015)

Latest

Simak Single Kedua dari Aruna Dawn yang Berjudul ‘right person, wrong time’

Aruna Dawn merupakan singer-songwriter berusia 16 tahun asal Tangerang....

Video Musik Terbaru dari SLEEP PARALYSIS yang Berjudul ‘Dimensi’

SLEEP PARAYLISIS adalah band yang mengusung genre emo dari...

OVERGREY Rilis EP Bertajuk “Perfectly Imperfect”

OVERGREY adalah salah satu band pop punk asal kota...

Xerikho Hadir Kembali Dengan Kisah yang Manis

Yerikho Tobias atau lebih dikenal sebagai Xerikho merupakan seorang musisi pendatang baru...

Share

Bekerjasama dengan Praketa Kopi yang bertempat di jalan H.R.Bunyamin 129 Krigan Visal Art Collective mengadakan pameran kelompok yang mengangkat tema dasar alphabet yang berjudul “You Are My Type”. Kali ini Krigan membawa teman-teman visual artis yang berjumlah 13 orang. Mungkin beberapa pembaca yang berasal dari Purwokerto atau sekitar tidak asing dengan nama-nama seperti: Irfan Gaman Setiawan, Adan Fajar Maruciel , Rizal Aliyanto , Gibransyah N P, Satrio Hapsoro , Rido Alamsah , Bagas Nurokhman , Irfan Gama S , Fuadi Khoirul , Irfan Hanief , Ryzky Yant S , Yosua Ardita P, Aldita Bahtiar dan Revy Pramukti.

Setiap artist membuat karya berupa huruf sesuai karakter gambarnya masing-masing. Jadi dalam pameran ini terdapat 26 karya yang berupa huruf dari A sampai Z dengan pembagian huruf tiap artis berbeda-beda. Irfan Gama dan Adan F. Maruciel adalah 2 pengisi yang bebas memilih huruf karena mereka berdua adalah penginisiasi eksebisi ini.

Adan F. Maruciel memilih huruf “M R C L” karena rangkaian huruf tersebut adalah paduan yang sering dijadikan penanda identitasnya dalam karya-karya grafittinya, sedang Irfan Gama  memilih huruf “D E A T H” yang mewakili setiap karya-karyanya yang banyak menggunakan objek-objek berbau “kematian”. Selain melalui huruf, Irfan Gama juga menggunakan tiga objek yang akhir-akhir ini sering digunakannya yaitu rumput , tengkorak , dan batu.  Menurutnya, tiap-tiap objek mewakili kehidupan, kematian, dan keabadian.

Penasaran dengan karya-karya milik pengisi eksebisi yang lain? Langsung saja datang ke Praketa Kopi. Masih ada waktu sampai 8 September 2015.