Hyndia – Manusia & Rasanya


Bukan ikut merayakan hanya ikut beradaptasi dengan apa yang terjadi.

Yap! Hyndia mencoba memberikan sesuatu yang berbeda saat merilis single ringan ‘Manusia & Rasanya’ pada 28 April 2020. Sejak pembuatan lirik, notasi hingga proses mixing, Hyndia posting di fitur story Instagram mereka.

Secara tidak langsung Hyndia ingin memberikan solusi dan jalan keluar akan keberlangsungan proses kreatif terutama untuk para musisi yang sedang kehilangan cara karena keterbatasan sosial dan jarak yang saat ini digaungkan. Sedang untuk lagu ini, di tulis oleh gitaris Hyndia, Aga Maulana. Adalah sebuah keterbatasan seorang manusia di hadapan NYA. Ketika dihadapi dengan sebuah dilema, ada kalanya Manusia berhenti dan diam sejenak untuk merenung, berkaca dan menyadari bahwa kita hanya seorang makhluk ciptaan NYA yang penuh dengan kelemahan.

Dengan aransemen yang agak berbeda karena kondisi yang tak memungkinkan, hanya Aga dan sang vocalis Ingtise yang terlibat di dalam single ini. Hyndia membuktikan bahwa “Produktif adalah addicted, entah hasilnya bagaimana itu urusan belakang, menyuarakan isi hati lebih penting dari pada berdiam diri, itu adalah wujud dari konsistensi tanpa batas walaupun dengan kondisi yang terbatas.”

Semoga proses pembuatan Manusia dan Rasanya dapat menjadi sebuah cara lain dalam bersuara.

Dengar dan dapatkan Manusia & Rasanya secara Cuma-Cuma di official website, hyndiamusic.com dan simak pula video lyric yang sudah Hyndia rilis di platform youtube mereka.

 

====== MANUSIA & RASANYA =======

 

Dapat di akses melalui hyndiamusic.com

dan Kanal Youtube Hyndia Official

 

==================================================================

 

 

Join Hyndia Online:

Instagram: hyndiaofficial

Twitter: @hyndiaID

Email : hyndiaofficial@gmail.com

 

Booking Contact:

+6285227011179

© 2020 GenkWav Production. All Rights Reserved

Previous Mengubah Dari Dalam? Emang Bisa? (Pengantar Redaksi Perilisan Buku Kapita Selekta Pemasyarakatan)
Next Bagaimana Orang-Orang di Sekitar Komunitas Kami Menghabiskan Masa Pandeni