Setelah sukses merilis single “ Let Me Take A Breath “ Di awal perkenalan , Band yang di punggawai oleh Aditya (vocal) , Candra (Guitar) , Fiqi (Drum), Fauzi (Guitar) , dan Dio (Bass) merilis single kedua yang bertajuk “ Set In Vain “ sebagai jembatan awal pembuatan mini album yang tengah digodog oleh mereka.
Single yang bertajuk “Set In Vain“ merupakan salah satu single yang dipersiapkan untuk agenda perkenalan Evarts terhadap publik. Setelah sukses melakoni berbagai macam produksi mulai dari take dari keseluruhan instrument sampai ke produksi artwork , Single ini akan dirilis secara officially pada 24 Juli 2021 di berbagai macam platform digital streaming.
Kendala jarak dan berbagai macam kesibukan pekerjaan para punggawa tidak menyurutkan untuk band ini merilis sebuah karya. Dedikasi atas kecintaan mereka terhadap musik bukan menjadi penghalang untuk band ini tetap produktif menghasilkan karya.
Single yang bertajuk “ Set In Vain” diproduksi oleh Evarts. Semangat DIY (Do It Yourself) dalam segala aspek membuat karya ini penuh dengan kreatifitas. Single ini murni muncul berasal dari kreatifitas para punggawa tanpa adanya intervensi pihak manapun.

Berbicara mengenai pesan yang ingin dibawa , Lirik yang di tulis oleh Aditya sebagai frontman sekaligus vokalis Evarts , menyeritakan seseorang laki laki yang mencintai kekasihnya namun ditinggalkan begitu saja olehnya. Seluruh jiwa raga dan materi sudah di dedikasikan untuk seorang kekasih namun naas, semua itu bertepuk sebelah tangan. Memang problem “ghosting” relate sekali dengan kisah pemuda era quarter life crisis. Ketika kita berharap kepada suatu yang tak pasti maka tidak ada garansi untuk kita mendapatkan apa yang telah kita perjuangkan untuk dia. Single ini mengajarkan bahwa cinta tak berbalas bukan hanya contoh betapa butanya cinta, tapi juga betapa jahatnya cinta. There is no guarantee for us to hope in humans. So be wise for you to choose a life partner.
Warna musik yang dibawakan juga berbeda dengan single sebelumya. Eksplorasi yang dilakukan oleh personil Evarts mampu membuat lagu ini memiliki nilai sentiment bagi siapa saja yang relate dengan kisah yang serupa . Beberapa Part musik dibuat melankolis dengan menambahkan beberapa progesi chord minor. Namun kendati demikian , bukan berarti tidak ada part tight khas hardcore. Semua itu dikemas secara apik oleh personil Evarts.
Iniliah “Set In Vain”. Dengan penuh kemalangan , Semoga single ini bisa menjadi inspirasi kalian menghadapi pahitnya kehidupan. Untuk kalian yang diluar sana , apapun masalahmu semua akan ada jalan keluar. Tetap semangat dan stay safe!





