Evarts Merilis Single “Let Me Take a Breath” Sebagai Sebuah Perkenalan


Evarts adalah band Melodic Hardcore asal Purworejo , Jawa Tengah yang berdiri pada Oktober 2020. Beranggotakan Aditya Putra (Vokal), Candra Edi (Guitar), Fauzi Dimas (Guitar), Dionius Wahyu (Bass) dan Fiqi Afarizqi (Drum).

Berawal dari tongkrongan dan kecintaan pada music hardcore , Evarts terbentuk sebagai jawaban kejengahan tidak adanya regenerasi band hardcore di Purworejo. Pertemuan yang intens dari para personil yang diaktualisasikan dalam sebuah tongkrongan membuat band ini tidak sekedar band saja, tetapi sebagai keluarga dan rumah. Berbagai macam masalah yang dialami seseorang yang berusia memasuki quarter life crisis menjadi bahan dalam pembuatan lirik. Namun tidak sebatas scoop itu saja , kisah hidup / background dari setiap personel dalam menjalani struggle kehidupan juga menjadi inspirasi dalam proses kreatif Evarts.

Setelah semua personel acc untuk membuat suatu project dan gebrakan baru, dimulailah brainstorming untuk menentukan konsep band dan materi musik yang akan dibawakan. Dalam waktu kurang lebih 4 bulan , 2 demo siap rekam dapat dituntaskan. Dan salah satunya, single bertajuk “ Let Me Take A Breath” menjadi debut single perdana band ini sebagai perkenalan.

Latar belakang bermusik dari setiap personel memberi warna baru pada musik Evarts. Pengembangan musik Hardcore, Metalcore, Alternatif rock, Shoegaze, Progesif Metal, dan Punk dikemas menjadi suatu karya music yang khas yang dinamakan musik Evarts. Sementara, liriknya sendiri berangkat dari keresahan dan masalah sosial yang dialami oleh anak muda berumur 20 tahunan. Terkadang luka lama dan kisah struggle kehidupan setiap personel juga menjadi inspirasi dalam pembuatan lirik. Instrument music yang tight khas hardcore menggambarkan kondisi dimana kita harus bangkit dari kertepurukan. Harmoni dan ambience menggambarkan bahwa manusia memiliki sisi yang lemah. Hal tersebut memberi spirit dan warna baru permusikan di Indonesia dan khususnya di kota Purworejo

Debut single bertajuk “Let Me Take A Breath” bercerita tentang penderitaan, keputusasaan , dan kesulitan menjalani kehidupan.Topik tersebut sangat relate sekali dengan para personel yang memang memasuki usia 20 tahunan. Berbagai macam masalah yang menghantam mulai dipandang sebelah mata , tidak memiliki daya saing di pekerjaan pada umumnya, ditinggalkan pasangan, dsb. Sesuai judul single ini “Let Me Take A Breath” yang di terjemahkan dalam Bahasa Indonesia yaitu “ Biarkan Aku Mengambil Nafas” mempunyai maksud untuk siapa saja yang mem- pressure seseorang untuk bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan, untuk memberi satu helaan nafas / kesempatan untuk memperbaiki atau mengimprove kehidupannya. Dengan harapan dengan memberi satu kesempatan memperbaiki diri seseorang dapat bertindak lebih baik dan mampu bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan orang lain. Topik ini sering terjadi di kehidupan sesorang di usia 20an atau pada khususnya para personel yang mana kita dituntut untuk mampu menyelesaikan sesuatu tanpa melihat apakah seseorang tersebut mampu atau tidak. Kesalahan demi kesalahan menjadi satu alasan dan mimpi buruk dari seseorang yang terkena pressure tersebut.

Inilah Evarts , dengan segala keunikan music yang dibawakan, diharapkan mampu memberi sedikit inspirasi bagi siapa yang mendengarkan.

Previous Shaggydog Mengolah "Di Sayidan" Dalam Versi Keroncong
Next Flawless Merilis Single Perdana Berjudul "Who am I?"