Unit melodic hardcore asal Purworejo, Jawa Tengah yang bernama Evarts, baru saja merilis video musik perdana untuk lagu mereka yang berjudul ‘Until The Sun Is Cold’. Lagu ini diambil dari EP perdana mereka yang bertajuk “The Saints Penance” yang dirilis beberapa bulan lalu melalui label independen asal Surakarta yaitu Outtasight Records.
Konsep video klip ini mengambil tema permasalahan pemuda pada usia 25 tahun. Selaras dengan apa yang disampaikan melalui lirik, video berjudul ‘Until The Sun Is Cold’ membicarakan sebuah penderitaan pada fakta yang tidak sesuai ekspektasi. Segala hal dari pengorbanan, perjuangan, dan ambisi dipatahkan oleh fakta yang mengerikan sehingga sampai pada titik sudah tidak dapat bangkit dan semua ambisi yang telah mati. Semua itu ada saat dimana dihadapkan pada kondisi yang tidak diinginkan namun harus menerima dan berkorban pada hal yang diinginkan.
“Lagu ini saya dedikasikan untuk kalian yang masih berusaha menggapai apa yang kalian inginkan ,dan masih saja gagal. Lagu ini saya buat bersama teman teman band sebagai bahan refleksi kehidupan usia seperempat abad yang penuh dengan rintangan dan hambatan,“ terang Aditya Putra Pratama.
Video klip ini diproduksi oleh Evarts secara independen, dengan dibantu oleh teman-teman production house Rumah Rejeki Studio. Dalam pengerjaannya, video klip ini di-shoot oleh Fabrian Ade Wijaya yang sekaligus merangkap sebagai editor dalam video clip ini.
Video ‘Until The Sun Is Cold’ milik Evarts dapat diakses di kanal youtube official band. Sementara itu, EP album “The Saints Penance” dirilis secara digital di berbagai platform streaming. Untuk format kaset diproduksi langsung oleh Outtasight Record di Surakarta.





