“Code A”, Jadi Jalan Pembuka Album Cathuspatha

Share

Adalah evolusi near-perfect dari Vickyvette yang sebelumnya telah mengeluarkan LP Unconscious Shimmering dan EP Into The Universe. Kedua album tersebut adalah fase awal dari Vickyvette sebagai sebuah Grup Diskusi untuk menyampaikan pesan kepada para pendengar bahwa “Unconscious Shimmering” adalah pembentukan pola awal, penyusunan nada yang berbasis atas ketidaksadaran di tahap puncak dengan turbulensi yang terjadi dari segala aspek. Sehingga hal ini menyebabkan kami secara perlahan menemukan perjalanan untuk memiliki Semestanya sendiri di dalam Into the Universe. Menemukan (kembali) Semestanya merupakan perjalanan puncak yang fluktuatif dari Vickyvette dengan akhir tujuan; menemukan Surganya sendiri.

Perjalanan dalam menemukan Surga adalah bentuk kegelisahan dalam sebuah perempatan jalan sebagai pusat dari sebuah masa, sehingga Vickyvette melakukan evolusi menjadi . Perjalanan ini memasuki masa “limbo” dengan kondisi yang memiliki banyak potensi untuk berkembang dengan sifat masyarakat pada umumnya. Di dalam masa tersebut, memiliki kualitas tak terbendung dengan sumber kekuatan yang sulit untuk dikendalikan. Kondisi ini adalah upaya untuk menentukan Pedoman dalam menjalani kehidupan dalam masa tersebut, sehingga hal ini menjadi titik awal dimulainya..

Introducing: An age of rawness.

Visual masa ini disajikan dalam bentuk sebuah variety society yang hidup bersinggungan dengan kondisi waktu dan kemampuan pola berpikir yang berbeda-beda. Imajinasi An age of rawness diterjemahkan oleh Aksal Suryadiraji dan dituangkan kembali dalam visual art oleh Tepi Garis Media, yang merupakan sebuah bagian dari Gerakan Animasi dari Cimahi, Jawa Barat.

“In an age of rawness, people tend to act so blundly yet society live free as much as they want. Giant Tribe exist along side Enhance-Advance-Tech People.”

Dalam masa ini, perkembangan dari masing-masing kehidupan memiliki lini masa yang berbeda dengan harmoni dan konfliknya sendiri. Masyarakat bergerak nomaden dengan membentuk koloni sendiri lalu menemukan kebahagiaannya sendiri untuk tinggal di space-port, pegunungan, dan hutan. Masyarakat pun memiliki dialek, bahasa dan rupa huruf yang beragam, yang merupakan kondisi masyarakat dari masa Age of Rawness.

Dalam “Introducing: An age of rawness”, berupaya menerjemahkan pedoman-pedoman dalam bentuk bebunyian yang terbagi dalam lima bagian. Tiap bagian berdiri dan memiliki tujuannya masing-masing. Satu huruf kapital yang disematkan kepada masing-masing bebunyian dirasa near-perfect dalam penamaan lagu tersebut. Penerapan rupa huruf ini dilakukan dengan berkolaborasi bersama Aiyari Studio untuk mewujudkan aksara yang digunakan oleh masyarakat An age of rawness.

“Code A” merupakan bebunyian pertama yang akan diserahkan kepada masyarakat An age of rawness. Satu huruf kapital ini diserahkan kepada masyarakat Age of Rawness untuk menentukan apa arti dari huruf kapital ini sendiri, tidak ada formula, tidak ada kaidah penentuan, hanya pedoman yang diberikan. Tidak ada yang wajar dan tidak wajar, pedoman ini hadir hanya sebagai pengantar untuk selanjutnya pendengar dari masyarakat Age of Rawness sendiri yang menentukan; akan seperti apa dunianya nanti?

Mail: management.cathuspatha@gmail.com – Phone: +62813 1202 0814
Twitter and Instagram: @cathuspatha