COASTER Rilis Video Musik ‘Timeout’, Bercerita Tentang Khayalan Seorang Penderita Skizofrenia

Share

Timeout! Ya. Tidak ada waktu lagi untuk mengulanginya. Kehilangan & penyesalan menjadi satu, dan sangat mengganggu psikis hingga berakibat pada halusinasi yang berlebihan (Skizofrenia). Mungkin syndrome ini lebih tepat kita tujukan pada kisah yang terjadi dalam sebuah video yang berjudul sama, Timeout.

Ini adalah sebuah kisah nyata. Seorang anak laki-laki yang sedang melawan rasa penyesalan & kehilangan sosok ayah. Setiap hari banyak dilewatkan mengisi waktu dengan bermain gitar, menulis, ngopi dan merokok di dalam kamar, dan sesekali saja keluar sesuai keperluan lalu kembali lagi ke rumah.

Dalam pikirannya, hanya ada rasa bersalah dan kebingungan atas apa yang sudah diperbuat dahulu kepada ayahnya. Timeout. Ya, waktu dia telah habis untuk berbakti di dunia ini. Waktu pun telah habis saat dia menyaksikan ayahnya sekarat pada saat mereka dalam kondisi konflik besar dan tidak bertegur sapa. Bahkan hingga ayahnya menjemput maut, dia tidak sempat meminta maaf.

Lagu Timeout berkisah tentang kisah seorang anak yang menyesal setelah kepergian ayahnya. Penyesalan itu sangat mendalam karena mengingat masa lalu yang pernah dijalani dengan ayahnya penuh dengan pertengkaran dan kurangnya kedekatan antara anak dan ayah. Kesibukan seorang ayah dan acuhnya seorang anak untuk berkomunikasi dengan orang tua membuat jarak cinta dan perhatian menjadi sangat jauh.

Perpisahan yang mendadak membuat anak ini terperangkap dalam masa lalu yang seharusnya dilewati  dengan keharmonisan bukan kejahatan mulut, sikap yang dingin dan kasar kepada ayahnya.

Untuk kalian yang ingin mencoba menyaksikan atau memahami sudut pandang orang dengan skizofrenia, kalian bisa tonton video musik COASTER yang berjudul Timeout di kanal YouTube Coaster.

Timeout sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik kesayangan anda seperti Spotify, Itunes dan lainnya.