Burning Dog Jaga Konsistensi Berkarya dengan Luncurkan Album Kedua, “Autopsi Peradaban”

Share

Burning Dog, salah satu unit grindcore asal Purwokerto yang telah berdiri sejak tahun 1999 terus menjaga konsistensi mereka dalam berkarya. Setelah melewati perjalanan panjang dengan semangat yang membara memanaskan dari panggung ke panggung, juga tak surut asa diterpa badai pergantian personel, Burning Dog tetap tegak berdiri menancapkan spiritnya dengan kembali menelurkan album terbaru yang berjudul “Autopsi Peradaban.”

Setelah sukses meluncurkan debut album mereka yang berjudul “Day Our Dry” pada tahun 2005 yang mendapatkan sambutan positif bagi yang mengikuti perjalanan mereka, kini Burning Dog kembali dengan ledakan semangat yang tak terbendung pada album kedua ini. “Autopsi Peradaban” membedah dengan tajam tentang persoalan realitas sosial yang ‘mati’, hancur oleh ketidakadilan, korupsi, perang, kapitalisme, dan segala bentuk penindasan sistemik lainnya.

Secara lirik, album ini menjadi sebuah kritik yang cukup mendalam akan runtuhnya tatanan sosial, degradasi moral, serta sistem yang bobrok dan busuk yang telah mencengkeram kehidupan bernegara sehari-hari. Selain itu, “Autopsi Peradaban” juga menyoroti soal kehancuran lingkungan dan krisis kemanusiaan akibat kerakusan dan eksploitasi oleh manusia terhadap lingkungan dan sesamanya.