Datang dari sebuah kota yang terkenal akan budaya dan kulinernya, kota yang terkenal akan sungai nya dan sentra industry alcohol lokalnya, kota yang terkenal dengan tempat lahirnya para maestro dan budayawan. Tapi mereka tidak pernah menyebut dirinya sebagai pemain musik apa, hanya berfokus pada lontaran kata sarkas tentang keadaan yang sedang gundah dan cemas, diiringi ketukan ketukan membabi buta laksana kabar duka yang teriring bersama mendung yang menggelayut, petikan dawai yang memekakan telinga representasi kekacauan dan carut marut logika yang dipenuhi penyesalan. Terciptalah koor paduan suara dari kumpulan desahan, teriakan dan desisan tertuliskan pada lembar lembar kalam buku nan lusuh yang tergenggam. Here we go, Please call them BIZARRENOTES.
Setelah sibuk dengan side-project masing masing personil, ini mungkin ini saatnya bagi Bizarrenotes untuk memantapkan langkah menuju EP perdana setelah 4Tahun melanglang buana diskena bawah tanah. Dan terpilihlah salah satu track yang bernama “IMPALED” dan sudah disepakati diturunkan sebagai single pembuka dari EP “The Phase Where I Let Go…”
Band ini dibentuk pada 27 Juli 2018 yang beranggotakan Hafid pada vokal, Ocan pada gitar, Trisaboy pada gitar, Yanu pada bass, dan Rifky pada drum. Sempat hiatus selama beberapa bulan dikarenakan ada sedikit problem pada internal dan terpaksa sedikit merombak alur formasi dan karena sejak awal mereka sudah berkomitmen menjaga nafas marathon genre yang biasa disebut oleh orang orang sebagai Modern/Melodic Hardcore ala ala Counterparts, padahal menurut Bizarrenotes sendiri pandangan Counterparts adalah melodic hc adalah suatu hal yang lucu, karena bagi mereka itu adalah Metalcore. Tapi persetan lah dengan genre, jadi sampai sekarang pun mereka masih berpegangan erat dengan yang disebut Modern Hardcore. Bizarrenotes membawa ideology pada keberangkatan bermusik per individu mulai dari Counterparts, No Omega, Hearts In Hand, Touche Amore, Pianos Become The Teeth, Casey, Hundredth, Dependence sampai Safira Inema dan Deny Caknan.
Impaled sendiri merupakan sebuah rangkuman pengalaman pribadi dari storyteller dari bizarrenotes. Disisi lain mereka juga ingin mengangkat kesadaran bahwa pentingnya menjaga kesehatan mental dikala kondisi seperti ini mengingat si storyteller juga merupakan survivor. Dengan adanya orang orang yang selalu menyuarakan tentang kesehatan mental dapat membantu menekan angka jumlah kasus orang depresi bahkan bunuh diri apalagi kebanyakan kasus terjadi di usia produktif. Akhir kata, Bizarrenotes hanya ingin mengucapkan “Kalian _dak sendirian, mendekatlah kemari dan rapatkan tubuh. Semua akan baik baik saja…”
Find us on
Instagram : @bizarrenotes
Spo_fy : Bizarrenotes
Bandcamp : Bizarrenotes
linktr.ee/bizarrenotes





