Beijing Connection Persembahkan Single Kedua Berjudul “Nowadays, Burger is Not My Favorite Food Anymore”


Beijing Connection adalah band asal Makassar, Indonesia, yang beranggotakan Rudy Rubiandini mengisi Bass dan Vokal, Adhewans bermain Gitar dan Joy Silitonga mengisi Drum.

Band ini asli produk WFH (Work From Home) dimana saat itu mereka aktif bertemu dan menjalin silaturahmi yang cukup erat selama masa pandemi covid-19. Project-an yang awalnya hanya untuk bernostalgia dengan lagu lagu emo early 2000’ mendadak menjadi serius dimana ajang “nongkrong virtual “ menjadi sesi workshop kecil yang menghasilkan beberapa lagu salah satunya ialah “We Should’ve Left Our Hearts In The South Where They First Met” yang kemudian akhirnya menjadi single perkenalan dari band ini.

Hanya berselang satu bulan, Beijing Connection Kali ini hadir dengan single kedua yang diberi judul “Nowadays, Burger is Not My Favorite Food Anymore”. Dalam proses kreatif penentuan notasi musik dan juga lirik, Beijing Connection banyak dipengaruhi oleh Empire! Empire! (If I Was A Lonely State), Tiny Moving Parts, Mew dan beberapa nama lain yang akhirnya mengarahkan band ini menyelami emo generasi kedua (Midwest Emo).

Single kedua ini menjadi penutup perkenalan Beijing connection yang segera mengalihkan perhatian merampungkan rilisan mini album dipertengahan tahun 2021, saat record store day berlangsung.

Hanya berselang satu bulan dari single pertama, Beijing Connection kembali mengeluarkan single kedua yang diberi judul “Nowadays, Burger is Not My Favorite Food Anymore”. dengan pola kerja yang cukup berbeda dari sebelumnya, kali ini adhewans menulis lirik secara utuh sedangkan joy mengambil porsi banyak perihal komposisi musik salah satunya ialah memasukkan instrumen biola pada bagian interlude yang bertujuan memberikan efek “perih” pada empat bait tersebut.

Pada lagu ini adhewans seperti menegaskan bahwa menulis lirik patah hati adalah kegemarannya, hal yang sering ia lakukan di senograft. single kedua ini juga menjadi penanda kenyamanan beijing connection bermain midwest emo.

Secara eksplisit, pada bagian reffrain;

“if i knew that night was the last time i could see you, i won’t promise anything to myself too”

adalah bentuk kekecewaan terhadap diri sendiri pada janji yang tak bisa digenggam.
kadang hidup tak lebih dari usaha berdamai dengan kekecewaaan dan kemarahan.

Dari sisi visual, Yoga pratama kembali mengambil peran dalam mengerjakan video lirik, dimana ia dibebaskan untuk menginpretasikan lagu tersebut kedalam bentuk video. Ditunjuknya nurul iedil (drummer skin & blister) sebagai pemeran utama bukan tanpa alasan. mimik dan perangainya dianggap sangat merepresentasikan keseluruhan lirik dalam single kedua ini.

Sound engineer juga masih ditangani oleh sofi, orgasm record yang banyak bekerja dibelakang layar membantu musisi seperti Speed Instinct, Crushing Grief dan Hirah Sinada.

Email: Beijingconnection2.0@gmail.com
Instagram: @beijing.id
Facebook page: Beijing Connection

Previous Something To Someone Merilis Debut EP Berjudul "Never Lose Hope"
Next Murphy Radio Rilis Maxi-single "2015"