Musikus Tanksi Putra mantap menjalani karier barunya sebagai solois dengan merilis tembang perkenalan berjudul ‘Putih’ di bawah moniker SIRA. Melalui single ini, SIRA ungkapkan keresahannya terhadap keadaan sosial saat ini. ‘Putih’ bercerita tentang kaum minoritas yang terpinggirkan dan tidak dianggap kehadirannya. Seperti halnya hak bicara yang dibungkam saat memberikan sebuah pendapat.
Sebagai musisi yang terus berproses dari waktu ke waktu, SIRA memasuki babak baru pergulatannya dalam bermusik. Dirinya semakin meyakini pentingnya peran musisi untuk terlibat dalam membangun kehidupan bersama yang lebih baik. Lewat lagunya, SIRA ingin memberikan semangat terhadap kaum minoritas yang ingin bersuara.
Menurut SIRA “Kelompok minoritas merupakan kelompok yang identik dengan kekurangan dan keterbatasan. Keberadaan kelompok minoritas seringkali dianggap sebagai penghalang bagi kelompok mayoritas sehingga minoritas tidak mendapatkan akses yang adil dan setara atas berbagai hal”.
Proses penggarapan single ini memakan waktu kurang lebih 3 minggu, dalam prosesnya, SIRA dibantu oleh Bam George, dan Palel Atmoko untuk memproduseri dan mengisi bagian instrumen pada drum, gitar, dan bass. Sementara proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Deny Surya.
Simak tembang perdana SIRA di berbagai layanan musik streaming favorit kalian. Atau klik tautan ini.

Putih Credit:
Musicians :
SIRA – Vocals, Guitar
Palel Atmoko – Drums, Bass, Guitar
Bam George – Guitar, Backing Vocal
Produced and arranged by
Palel Atmoko, Bam George
Song and lyric by
SIRA
Vocals, Bass, Guitar, Drums Recorded at Big Tunes Workspace – Nusa Dua
by Kevin Suwandhi, Yezki Kana Wadu
Backing Vocal, Guitar Recorded at Mad Monk Studio – Denpasar
by Palel Atmoko
Mixing and Mastering at
Lengkung Langit Studio by Deny Surya
Published by SYL Record
Cover Picture by Andra Lesmana
Edited by Noriz Kiki
SYL RECORDS





