Festival musik Cherrypop memasuki usia kelima pada 2026 dengan mengusung tema Repelita Musik, akronim dari Rekreasi, Peristiwa, dan Lima Tahun. Menginjak edisi kelimanya, Cherrypop tak hanya merayakan perjalanan festival, tetapi juga mengajak publik melihat festival sebagai ruang yang menghadirkan lebih dari sekadar pertunjukan musik.
Selama lima tahun terakhir, Cherrypop tumbuh menjadi wadah yang mempertemukan musisi, komunitas, pekerja kreatif, hingga para penikmat musik. Melalui tema tahun ini, penyelenggara ingin menghadirkan pengalaman festival yang memberi ruang bagi pengunjung untuk menikmati musik, berinteraksi, serta menciptakan berbagai momen yang mungkin akan terus dikenang setelah acara berakhir.
Perubahan lokasi menjadi salah satu hal yang menandai penyelenggaraan tahun ini. Untuk pertama kalinya, Cherrypop akan digelar di kawasan Candi Prambanan pada 22–23 Agustus 2026. Lanskap terbuka di kawasan tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman festival yang lebih nyaman, sekaligus memberikan ruang bagi pengunjung untuk menikmati suasana tanpa terburu-buru berpindah dari satu panggung ke panggung lainnya.
“Repelita Musik adalah cara kami melihat lima tahun perjalanan Cherrypop. Kami ingin festival ini menjadi ruang untuk beristirahat, menjadi peristiwa yang mempertemukan banyak kemungkinan, dan menjadi awal untuk perjalanan yang lebih panjang,” ujar Arsita Pinandita, Creative Director Cherrypop.
Selain menghadirkan deretan musisi lintas genre, Cherrypop 2026 juga tengah menyiapkan berbagai program aktivasi dan kolaborasi yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Informasi mengenai line-up, program festival, serta penjualan tiket akan diperbarui melalui kanal resmi Cherrypop menjelang penyelenggaraan festival.





