Unit Emo Asal Yogyakarta, Liburan Dirumah, Lepas EP Debut “Inward”

Share

Unit emo/alternative rock asal Yogyakarta, Liburan Dirumah, resmi memperkenalkan karya perdananya lewat EP debut berjudul Inward yang dirilis pada 6 Maret 2026 di bawah naungan Eclipse Time Records. Rilisan ini memuat enam lagu yang menjadi pijakan awal perjalanan musikal mereka.

Terbentuk sejak 2017, Liburan Dirumah konsisten dengan formasi Hanindra Yusrizal (vokal/gitar), Fikri Ikhsanuddin (gitar), Wisnu Murti (lead gitar/vokal), Arphadya Shandy (bass), Ardaega (drum), dan Todi Dewantoro (synth/keyboard). Tumbuh bersama pengaruh musik emo, mereka membangun identitas dengan beragam referensi dari spektrum sub-genre tersebut. Secara tematik, band ini banyak mengangkat isu kehilangan dan pencapaian, jatuh dan bangkit, hingga proses memahami emosi serta kesadaran diri.

EP Inward merangkum perjalanan seseorang yang perlahan kehilangan dirinya sendiri, bukan melalui satu peristiwa besar, melainkan dari retakan kecil yang dibiarkan terus berkembang. Narasinya berangkat dari relasi yang tak lagi seimbang, luka lama yang kembali terbuka oleh ingatan, hingga langkah yang tersesat dalam perjalanan yang tak pernah benar-benar terang. Emosi yang awalnya berupa amarah perlahan berubah menjadi kelelahan, kemudian membeku, hingga memunculkan pertanyaan-pertanyaan tentang alasan bertahan dan terus berjalan dalam kondisi tersebut.

Di titik terendah itu, muncul fase pelepasan. Bukan hanya melepaskan seseorang, tetapi juga kebutuhan untuk memahami segala hal secara utuh. Proses penyembuhan digambarkan hadir secara perlahan, seperti hujan yang turun tanpa disadari namun mampu membersihkan. EP ini menjadi rangkaian perjalanan dari kehancuran menuju penerimaan, dari kehilangan arah hingga kembali menemukan makna, dan pada akhirnya belajar mensyukuri hidup yang rapuh namun tetap bernilai.

Enam lagu dalam album ini lahir dari perasaan kehilangan yang begitu kuat. ketika banyak hal dalam hidup saya berubah hampir bersamaan. Asmara, rumah, dan peran yang perlahan tidak lagi terasa sama seperti sebelumnya. Di saat banyak orang mulai menemukan arah hidupnya, saya justru merasa tertinggal dan dipenuhi banyak pertanyaan. Sunyi, rapuh, dan berat. Hingga pada akhirnya, di bagian akhir, saya mulai mencoba memahami apa yang sebenarnya saya rasakan dan belajar menerima semuanya, apa adanya,” Ujar Hanindra Yusrizal (Ical), sang vokalis.

Klik di sini untuk mendengarkan Inward di Spotify.