In Between Days Rilis Single Baru Berjudul ‘Biarkan Dunia Terbakar’

Share

In Between Days adalah sebuah unit musik asal Bandung yang dibentuk pada akhir tahun 2022 oleh sekumpulan buruh formal dan informal (precariat) yaitu, Roma Maleakhi (vokal), Dedi Ahmad (vokal), Irham L. Pane (bass), dan Ikhsan Fauzan (drum). Nama In Between Days diambil dari judul lagu The Cure, yang merupakan band favorit dari keempat anggotanya.
Dalam segi musik, In Between Days banyak dipengaruhi oleh berbagai unit musik dari bermacam genre seperti The Cure, Sunny Day Real Estate, Refused, My Bloody Valentine, Glassjaw, Thursday, Verse, Have Heart, sampai Touché Amoré, Pianos Become The Teeth, dan Birds In Row. Karena itu, dalam segi musik, In Between Days cenderung mengeksplorasi unsur-unsur musik hardcore, post-hardcore, shoegaze, atau post-rock.
Sementara dari segi lirik, In Between Days mengangkat berbagai tema sosial-politik dan kultural dalam iklim late capitalism. Keterpurukan, kecemasan, dan keterasingan manusia dalam iklim late capitalism tersebut yang menjadi tema utama dalam musik-lirik In Between Days.
Single pertama ‘Biarkan Dunia Ini Terbakar’ dirilis pada 14 April 2023. Single ini adalah sebuah respon atas problem kontemporer, yakni berbagai krisis dalam sektor kehidupan yang meliputi krisis ekonomi, krisis ekologi, krisis kemanusiaan, krisis agama, dan seterusnya.
Dalam lagu ini, mereka banyak memetik inspirasi dari beragam hal, baik dari teks-teks ekonomi-politik dan kebudayaan serta unsur-unsur musik yang kami anggap relevan dengan musik kami.
Namun, karena mereka merupakan bagian dari kelas pekerja, tentunya dalam lagu tersebut mereka mengambil perspektif dari kelas pekerja. Mereka memiliki anggapan bahwa dunia harus dibangun kembali dengan cara penghancuran total untuk keluar dari berbagai krisis yang melanda kehidupan saat ini. Karena itu, melalui lagu ini, In Between Days menyuarkan apa yang mereka pikirkan, kecemasan mereka, untuk melihat dunia ini terbakar oleh badai api kelas pekerja.