Debut Single Perdana dari Satrio Berjudul ‘Eling’

Share

Satrio adalah solois pendatang baru asal Jakarta yang baru saja meluncurkan single perdana pada Jumat, 21 April mendatang dengan tajuk ‘Eling‘. Diambil dari Bahasa Jawa, “Eling” memiliki arti “Sadar”.

Satrio menjadi aktor utama dalam penggarapan proyek solo pertamanya ini. Menggabungkan komposisi rasa organik musik Indonesia yang dipadukan dengan percussive latin terkandung dalam lagu ‘Eling’, Satrio terinspirasi beberapa nama dalam bermusik, diantaranya; Earl Klug , Whitest Boy Alive, Tina Riwen, Fleet Foxes, Guruh Soekarno Putra, Tohpati, Chandra Darusman dan Gerald Situmorang.

Beberapa nama tersebut sedikit banyak membentuk gaya permaianan musik Satrio. Latar belakang proyek solo ini terbentuk oleh keinginan Satrio untuk menyampaikan suatu karya orisinil yang mudah dipahami dan dapat diterima oleh penikmat musik tanah air. Proses produksi singleEling’ ini memakan waktu dua bulan. Proses rekaman yang cukup singkat dengan hanya melibatkan Satrio sendiri sebagai produser dengan menggandeng Yutsi Surya sebagai music arranger.

Eling’ bercerita tentang proses pendewasaan seseorang melalui ragam lika-liku perjalanan hingga individu tersebut tersadar akan tujuan yang sempat luput dari hidupnya untuk menetapkan logika, hati pada suatu tujuan tertentu. Melalui lagu ini, Satrio ingin memberikan perspektif alternatif melalui warna musik dan pesan melalui lirik berbahasa Indonesia bagi pendengar untuk segala rentang usia. Penulisan lirik dan aransemen musik pada lagu ‘Eling’ dikerjakan sepenuhnya oleh Satrio.

Penyampaian pesan yang lugas dan apa adanya dalam karya perdananya menjadi keunikan tersendiri sebab ini baru kali pertama Satrio bertindak sebagai songwriter. Pembuatan lagu ‘Eling’ ini terinspirasi dari Brazilian rhythmic percussion pada drum yang bernuansa bossanova latin dan berbaur dengan strumming gitar yang dinamis. Sedangkan potongan-potongan lirik lagu diperolehnya di 3 tempat berbeda (Pamulang, BSD, Bandung) saat sedang berkendara.

Proses pengerjaan musik ini dikerjakan di home recording studio (Aion) serta Rumah Iponk untuk mixing dan mastering lagu.

Sebagai solois baru, tentu proyek ini menjadi berbeda dan cukup menantang. Menurut Satrio, vokal dan percussion adalah dua part tersulit saat penggarapan lagu. Beberapa revisi digarapnya untuk menguatkan amalgamasi musik dan lirik.

Di tengah proses recording lagu ‘Eling’, Satrio mempercayakan Iyyos Wahyu untuk mengisi keyboard dan membantu Satrio mengawal lagu tersebut hingga akhir tahapan mastering.

Rencana selanjutnya di tahun 2023 ini bakal ada tiga buah single yang akan diluncurkan, serta album perdana yang berisi sembilan lagu siap untuk diluncurkan pada kuartal satu di tahun 2024 mendatang.

Klik untuk mendengarkan Eling di Spotify.