Bila merunut pada KBBI, kata ‘Implikasi’ memiliki arti “Keterlibatan atau keadaan terlibat”. Hal ini kemudian coba diolah oleh Rakesh menjadi sebagai sebuah nama untuk lagu terbaru mereka. Dalam liriknya, mereka menceritakan mengenai seseorang yang merasakan keterlibatan di dalam keadaan masa lalu yang sepi yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Tercatat Rakesh sebelumnya telah melepas triple-single sebagai lagu debut mereka. Kemudian menyusul dua video musik sebagai bentuk atas keseriusan mereka dalam bermusik. Berbagai panggung pun sudah dirasakan oleh keempatnya. Paling terbaru adalah penampilan perdana mereka di Rock In Celebes Festival 2022.
Single berjudul ‘Im.Pli.Ka.Si’ ini merupakan single terakhir yang dilepas untuk menjadi jembatan penghubung sekaligus gerbang menuju album perdana yang saat ini sedang dalam masa pengerjaan. Menurut rencana, akan ada 13 lagu yang masuk dalam album tersebut, termasuk single baru ini. Dalam proses pengerjaannya, Rakesh mengajak dua musisi wanita Palu untuk bersama-sama meramu sajian yang pas takarannya. Mereka adalah Dique Inayah (Sejuk Sendu), dan Syeren Bawias (Sejuk Sendu & The Mangge). Pada waktu pembuatannya, lagu ini dikerjakan bersamaan dengan lagu yang lain. Kurang lebih memakan waktu 2 bulan lebih, proses penulisan lirik dilakukan dalam waktu 2 hari, rekaman instrumen 1 bulan, rekaman vokal Fikri (vokal) 3 hari, rekaman vokal Dique (vokal tamu) 1 minggu, serta proses mixing dan mastering dalam waktu 1 bulan. Segala proses penciptaan ini dilakukan di studio rumahan milik Rakesh, Effort Lab, dan Halaman Belakang Studio.
Lagu ‘Im.Pli.Ka.Si’ memiliki arti tentang sebuah keadaan masa lalu yang sepi dan menjebak. Kehilangan akan kebiasaan dengan orang terkasih, keluarga, ataupun teman yang berdampak dengan hubungan yang tak lagi menyenangkan. Kemudian, karena seringnya dihadapkan hal tersebut, akhirnya memilih untuk terbiasa.
“Maknanya itu bisa diartikan apa saja, namun intinya memang bercerita tentang keadaan yang mungkin sering terjadi kepada kita. Ketika dihadapkan dengan permasalahan–permasalahan atau hal lain yang berkaitan dengan hubungan kita dengan orang lain, entah itu percintaan, pertemanan, atau kekeluargaan. Yang membuat kedekatan yang sebelumnya intim menjadi sebuah hubungan yang canggung bahkan ada yang sampai bertolak belakang dan memilih untuk tidak saling mengenal lagi. Dan juga bercerita tentang kita yang di bayangi rasa penyesalan, gengsi , dan keraguan akan kenangan yang kita rindukan ketika hidup sudah berjalan berbeda dan penuh tekanan di bandingkan dengan waktu yang kita jalani dahulunya,” terang Riskan, sang penulis lirik.
Terbentuk pada tahun 2021, Rakesh diperkuat oleh Riskan Ahmad (gitar), Fikri Tsani (vokal), Farid Pramudya (bass), dan Ais Tompoh (drum). Keempatnya meluapkan energi mereka dalam nuansa alternative rock. Pemilihan nama Rakesh merupakan rekomendasi dari seorang teman yang sangat dekat dengan mereka. Memiliki arti ‘penguasa hari/penguasa malam”, yang menjadi sebuah interpretasi dari kebiasaan anak muda yang senang beraktivitas di kala malam hari, juga menggambarkan kebebasan berekspresi tanpa batas. Hal ini bisa didengarkan dari tiga lagu yang dikemas dengan nuansa rock, juga ada percampuran dari gaya baroque pop, indie rock, dan lain sebagainya.





