Nothing Rockstar Kembali dengan Single ‘Rajah Merah’

Share

Nothing Rockstar adalah sebuah band dengan genre hardcore yang berasal dari Kota Banjarnegara, Jawa Tengah. Proyek ini dimulai pada pertengahan 2015 yang dimulai oleh Himawan Dwi Santoso atau yang akrab dipanggil Iwa, ingin mendirikan sebuah band hardcore bersama Imam Ardi Syahputra atau yang kerap dipanggil Imam. Seiring berjalannya waktu, mereka menemukan seorang gitaris yang mereka dapati dari hasil pencarian mulut ke mulut, yaitu Rammadhanial, atau Dhani.

Pada awalnya, perjalanan Nothing Rockstar hanya diperkuat tiga orang saja, yaitu Iwa pada vokal, Imam pada drum, dan Dhani pada gitar, dengan membawakan lagu-lagu dari band lain seperti Hatebreed, Madball, Serigala Malam dan lain sebagainya. Beberapa panggung sudah dijejaki, sampai akhirnya pada 2019 akhir, Nothing Rockstar memilih untuk rehat. Iwa dan Imam memilih untuk berfokus pada pekerjaan mereka, lalu Dhani memilih untuk membuat sebuah proyek solo dengan genre pop-punk.

Kembalinya Nothing Rockstar pada akhir tahun 2022 didasarkan pada gairah masing- masing personel untuk ingin kembali bertemu sebagai sebuah band yang memiliki karya sendiri. Nothing Rockstar menamai karya perdana tersebut dengan judul ‘Rajah Merah’. Pada awal 2023, mereka untuk pertama kalinya menapaki sebuah studio rekaman, meramu dan memasak Rajah Merah sebagai satu kesatuan bunyi yang harmonis dan patut untuk didengarkan. Sebelum lagu tersebut dirilis, mereka menyadari bahwa posisi bass harus diisi, maka dipilihlah seorang Hendry Devandra (dari Lost The Town, Spitout, dan The Vicious Alive) untuk mengisi kekosongan tersebut.

Rajah Merah bercerita tentang deretan panjang sejarah manusia yang gagal dalam memerangi dirinya sendiri. Bagaimana seharusnya manusia bisa kontrol atas ego dan nafsu agar tidak kemudian menguasai dirinya.

Proses penciptaan lagu Rajah Merah dimulai dari Dhani yang membuat komposisi pada gitar terlebih dahulu sebagai kerangka lagu, untuk kemudian direspon oleh Imam (drum) dan Iwa (vokal) dengan sistem jamming, sesuai keinginan masing-masing sampai menemukan kesepakatan. Lagu tersebut direkam, mixing dan mastering di studio bernama The Noise Compound yang terletak di kota Wonosobo, Jawa Tengah. Jarak proses kreatif dari mulai Dhani membuat kerangka lagu, pembuatan lirik oleh Iwa, workshop, sampai direkam di studio memakan waktu kurang lebih sekitar satu bulan lamanya. Dalam proses pembuatan lagu tersebut, Hendry Devandra belum resmi masuk, sehingga masih dikerjakan oleh tiga orang saja.

Konsep hardcore pada musik yang Nothing Rockstar bawakan adalah, menggabungkan seluruh referensi musik yang dimiliki masing-masing personil menjadi satu kesatuan, sehingga tidak terpaku pada satu nuansa dan nafas tertentu. Dhani lebih condong kepada band seperti Black Sabbath, Seringai, dan Serigala Malam. Iwa menggemari para punggawa hardcore lama seperti Madball, Hatebreed, dan Final Attack. Sedangkan Imam, dari dulu hingga sekarang, masih berkiblat oleh sebuah band bernama Rise Of The Northstar. Dengan begitu, secara tidak langsung Rajah Merah lahir sebagai satu entitas yang fluktuatif, serta beragam.

Klik untuk mendengarkan Rajah Merah di Spotify.