WAHAM: Merayakan Kegilaan Lewat ‘Circus’

Share

WAHAM adalah sebuah band bedroom-rock asal Bandung yang di motori oleh tiga orang personil. Bertemu di satu frekuensi musik dan semangat berkarya yang sama membuat Sena, Kristaldi dan Siddik akhirnya memutuskan untuk bermusik.

Dengan mengusung tema “gila”, suara-suara yang terdengar di kepala pun menjelma menjadi sebuah single pertama yang telah dirilis pada awal bulan Juli lalu dengan judul ‘Circus’. Dengan kesegaran ala brit-pop seolah musiknya merupakan perselingkuhan antara Manic Street Preachers dengan Radiohead, lirik dalam Circus juga ditulis penuh dengan ironi.

Ada sentuhan manis melodi gitar di sepanjang lagu serta raungan distorsi hangat yang dipadukan dengan lick bass genit dalam setiap refrain nya. Kebetulan, sang vokalis memiliki darah campuran, lantunan serta pengucapan terdengar sangat kental dalam aksen British dan keseluruhan lirik untuk single ini pun ditulis dalam bahasa Inggris.

“Kita mencintai hal-hal yang menyakiti kita dan cenderung selalu menyakiti mereka yang mencintai kita, kita memberikan jiwa kepada mereka yang mengekang kita namun meninggalkan orang-orang yang membebaskan kita” merupakan pesan utama yang ingin disampaikan dalam lagu Circus.

Video musik Circus telah tayang melalui kanal YouTube WAHAM pada tanggal (23/07/22) tersebut menyuguhkan sebuah visual yang selaras dengan manifestasi yang ingin mereka sampaikan yakni rangkaian isolasi dan pengalaman kesendirian; dialog serta suara-suara yang berkutat didalam kepala. Konsep dasar dalam video musik tersebut merupakan Soliloquy yang ditujukan kepada diri sendiri, dimanifestasikan dalam bentuk monolog di sebuah ruang yang sama dari awal sampai akhir video. Ruang tersebut juga merupakan ruang ‘berproses’ selama WAHAM membuat seluruh materi dan recording musik mereka secara mandiri.