Voorstad, sebuah unit hardcore baru asal Sidoarjo, Jawa Timur baru saja melahirkan sebuah rilisan bertajuk “Demo 22”. Nama tersebut berasal dari kosakata Belanda yang jika diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia memilik arti “pinggiran kota”, yang mana tentu sangat merepresentasikan domisili lima personel yang memperkuat.
Lahir pada tahun 2021 atas dasar teman tongkrongan di pinggiran kota, Bilik Lestari. Dimotori oleh wajah-wajah familiar di band dan skena lokal, sebut saja Din sebagai vokal utama, Boy dan Akuy pada kedua gitar, Izn pada instrumen bass, dan Prims pada drums. Berawal dari ide Din untuk mencurahkan dan menyampaikan keluh kesah pribadi hingga berbagai trauma masa lalu yang masih mengikat kuat, keempat personel lainnya sepakat untuk memilih hardcore sebagai jejak utama bersuara.
Trek pertama, ‘Wrong Place to Stay’ menggambarkan kalangan muda yang ingin hidup bebas dan terlepas dari sesuatu yang tidak pada tempatnya. Lagu ini juga hasil dari impuls respon atas film The Beach (2000), yang diperankan Leonardo DiCaprio, yang sekaligus merupakan role model dari sang vokalis. Sedangkan pada trek kedua, ‘The Grey Law’, secara garis besar banyak berbicara tentang hukum yang abu-abu dalam memihak dan bersikap, yang juga terinspirasi dari salah satu album jagoan New York Hardcore, Sick of It All.
Pengaruh serta referensi yang diambil adalah seputar band dan pelakon 90’s NYHC, tentunya atas curahan pendapat Boy dan Akuy, sebagai riffmaster. Demo 22 diproduksi sendiri dan dibantu Hasan Maulana di Lingkaran Studio, serta di-mix oleh Satrio Utomo di Griffin Studio. Langkah selanjutnya adalah Demo 22 akan dirilis oleh label asal Solo yaitu Outtasight Records.





