Brunobauer Rilis Demo 2022 via Loverman Records

Share

Siapa yang tak kenal skena musik Surabaya yang dinobatkan sebagai kota Rock-nya Indonesia. Di skena underground sendiri setelah bertahun tahun didominasi musik musik keras layaknya hardcore, metalcore, dan sejenisnya. Selain itu, di Surabaya mulai menggeliat kembali skena yang melahirkan band-band rock alternatif. Pengertian “alternative rock” begitu luas sehingga menghasilkan genre yang beragam, namun tetap berada pada benang merah yang sama. Di beberapa sudut kota Surabaya sudah mulai bermunculan band dan musisi yang mengusung kembali warna musik seperti grunge, shoegaze, indie, punk dan sebagainya.

Pada tahun 2021, kami sepakat untuk melahirkan sebuah band baru dengan semangat
memajukan geliat skena alternatif rock Surabaya yang sedang bergairah. Band ini kami beri nama Brunobauer, dengan beranggotakan Rizqo, Indra, Rizal, dan Azizul. Berawal dari proyek tugas kuliah Azizul yang akhirnya dilanjutkan agar tidak hanya menjadi sebuah arsip tugas yang terbengkalai. Azizul mengajak Indra, dan Rizal (Melabuh Kelabu, The Caroline’s) serta Rizqo untuk menjalankan project baru ini.

Brunobauer banyak mengambil inspirasi dari band-band alternatif dari berbagai era, mulai dari era 2000 hingga 2010an seperti Joyce Manor, Tigers Jaw, ataupun Modern Baseball. Sedangkan referensi band lokal layaknya Zzuf, dan Morfem tentunya juga sangat memberikan pengaruh dalam penulisan lagu. Tak lupa deretan band tahun 90an yang diwakili oleh Weezer, atau yang lebih underground seperti Jawbreaker juga tak luput dari pengamatan kami. Penggabungan unsur rock alternatif, dengan warna musik punk dan emo yang cukup dominan, sangat mempengaruhi karya yang akan kami persembahkan.

Pada akhir tahun 2021, Brunobauer merekam sebuah demo yang akan digunakan sebagai sarana perkenalan dan promosi. Demo yang dirilis dibawah naungan Loverman Records
ini nantinya akan berisikan dua 2 buah lagu, diantaranya “Jealous Song”, dan “Never Ever Felt So Cool”. Seluruh produksi Demo ini dilakukan di Suara Mustika Records, yang digarap oleh solois asal Surabaya, Thomas Glaop.

Dari segi penulisan aransemen, banyak kontribusi dari Indra dengan komposisi lagu yang menggunakan overdrive kencang dan bassline tebal. Sementara dalam penulisan lirik, Rizqo menulis lirik untuk 2 lagu awal kami ini dengan banyak bercerita tentang betapa kacaunya hubungan romansa muda mudi urban pada masa masa kini. Demo perdana oleh Brunobauer akan rilis mulai tanggal 21 Januari 2022 yang akan muncul digital di berbagai platform streaming. Rilisan fisik dan merchandise juga akan segera beredar via Loverman Records.

Setelah merilis Demo perdana ini, Brunobauer berencana untuk fokus menulis beberapa lagu lagi yang akan dirangkum dalam EP dan kemungkinan akan beredar di tahun ini.

Dengarkan Demo 22 dari Brunobauer di:

Spotify

Bandcamp