Sejarah kembali terulang, hal ini lah yang sedang terjadi di kota Surabaya. Banyak band band baru bermunculan dengan menyuguhkan nostalgia yang kental. Musik alternatif rock tahun 90-an sangat banyak bermuculan di tiap sudut kota. Mulai dari yang membawakan Garage Rock, Grunge, hingga Shoegaze. Fleuro adalah salah satunya band yang kembali mengusung Shoegaze sebagai benang merah genre yang kami usung, baik influence dari band band yang sudah ada sejak tahun 90an seperti My Bloody Valentine, maupun yang lebih modern seperti Nothing.
Setelah hampir 1 tahun pasca single pertama “Dead End” yang dirilis di tahun 2020, kami Fleuro kembali merilis sebuah single yang berjudul “Float Away”. Single terbaru kami ini menceritakan tentang keluh kesah personil kala itu, yang sedang dihadapkan dengan sebuah hubungan asmara yang pada akhirnya berakhir secara mengambang tidak ada kepastian. Dua single yang sudah kami rilis ini menurut kami mempunyai sebuah hubungan, yaitu seputar romansa masa muda yang mengalami kegagalan, kemarahan dan penolakan. Single “Float Away” direkam tahun 2020 oleh Artefakt Records, di Studio Dua Tuju, dan dipoles lewat mixing dan mastering oleh Ando Loekito. Kami bekerja sama dengan LoverMan Records dalam memproduksi rilisan fisik untuk single ini. Bersamaan dengan “Dead End”, “Float Away” akan dirilis dengan format cakram padat. Rencana kami setelah merilis “Float Away” adalah merampungkan EP yang sudah lama kami tabung materinya, dan akan segera rilis di tahun depan.
I think it’s safe to say that history is repeating itself, once again in Surabaya city. It seems like the 90-s alternative rock sensation (garage, shoegazing, seattle sounds), as always they never gets old. FLEURO are one of those new kids on the block. Claming themselves the revivalist of shoegazing rock, FLEURO draw the influence of the mighty My Bloody Valentine, the Smashing Pumpkins, and even newer bands like Nothing and Whirr.
Sure, a-much-meaning year passes after the 2020 successful debut single “Dead End”. Now the year 2021, FLEURO are back with a brand new single titled “Float Away”. Complaints, uncertain relationships, what-ifs are mainly the songs about, said by the band. They think that two singles are kinda intertwined, tied together, and completing each other, which is about the romance of youth who experienced failure, anger, rejection and back circling and draining again.
“Float Away” was recorded in 2020 by Artefakt Studio at Studio Dua Tuju, produced, mixed, and mastered by Ando Loekito. We, LoverMan Records work and team up with FLEURO in producing the physical release. “Dead End” and “Float Away” will be available in compact disc format and other streaming services. The EP will be released as soon as possible in the following year.
“Float Away” can be streamed on Spotify, iTunes, Deezer, and Bandcamp. Link on loverman.sub instagram
“Float Away” bisa didengarkan melalui kanal Spotify, iTunes, Deezer, dan Bandcamp. Link ada di Loverman.sub instagram
naturalfleuro@gmail.com // Instagram: @naturelfleuro
Jonathan (+62895352346031)





