Revival Mode Lepas Maxi-Single Berisi Dua Track, yaitu “Loveletter” & “224”

Share

Bandung – Revival Mode menjadi sebuah unit hardcore baru di kancah musik Bandung, meskipun beberapa personelnya sudah tak asing dan kerap berlalu-lalang di scene Hardcore, namun Revival Mode merupakan sebuah amunisi yang cukup menyegarkan. Akbar dan Rendi sebelumnya dikenal bersama band hardcore lainnya bernama Alive, terkecuali Akbar yang saat itu memutuskan keluar ketika proses penggarapan album Alive yang kedua.

Revival Mode beranggotakan Vansu Akbar (vocal), Bondy Ra (drum), Rendi Ardy (guitar), dan Ilham Sudiro (bass). 31 Agustus 2021 lalu kuartet tersebut baru saja melepas maxi-single berisikan dua trek yang berjudul “Loveletter” dan “224”.

Akbar menceritakan jika Revival Mode merupakan sebuah proyek band saat dia masih duduk di bangku sekolah, “Saat itu masih belum serius, hanya iseng saja,” ucapnya. “Namun setelah saya udah enggak sama Alive dan sempat lose contact sama Rendi dan yang lainnya, 2020 itu ada momentum untuk ketemu Rendi lagi saat acara reunian sekolah. Nah di situ baru ada obrolan untuk membuat Revival Mode.” Lanjutnya.

Proses rekamannya tidak memakan waktu yang lama, bahkan terbilang cukup cepat hingga materi mereka rampung di titik mastering, Revival Mode hanya membutuhkan kurang dari dua bulan untuk melakukannya.

“Sebetulnya di lagu “Loveletter” itu ada vokal tamu, harusnya yang mengisi berdua, cuma saat itu Azis dari Blind To See tidak bisa hadir, jadi akhirnya saya sendiri yang mengisi.” Akbar menceritakan kejadian yang di luar dugaannya tersebut dengan gelak tawa.

Amunisi dua trek tersebut dilepas Revival Mode sebagai bentuk perkenalan musiknya untuk khalayak menjelang EP debutnya. Ada hal yang menjadi ciri khas tersendiri dari formulasi musikalitas Revival Mode, Akbar yang bertanggung jawab atas departemen lirik memilih membicarakan cinta namun dengan penyampaian yang cenderung kasar dan gelap dibandingkan menceritakan hal-hal politis atau permasalahan sosial yang bisa dbilang cukup berat,

“Itu sebenernya aku coba-coba sih awalnya, masuk enggak ya kira-kira kalau liriknya ngangkat tema cinta lalu dimasukkin ke musik yang hardcore kayak gitu. Ya kalau disebut pengen beda sih ya mungkin bisa juga, emang kita mau si Revival Mode sedikit berbeda sama yang sudah ada.” Akbar menjelaskan eksperimentasi dan pertimbangannya.

Musik yang diusung oleh Revival Mode itu merupakan hardcore yang sedang ramai dgandrungi hari ini, yakni new school hardcore. Hal tersebut diputuskan oleh Revival Mode dari ide awal Bondy yang menyarankan untuk mengambil referensi dari musik-musik seperti Turnstile atau Trapped Under Ice.

“Iya awalnya kita mau main hardcore yang oldschool, tapi setelah drummer kita ngasih saran, ya sudah, karena band-band new school juga memang ada di playlist sehari-hari masing-masing personel. Jadi kita putuskan seperti itu.” Ucapnya.

Revival Mode juga memberikan sedikit unsur grunge sebagai pembeda yang ditawarkan dari maxi-single dan debut EP-nya mendatang. Akbar mengaku suka nama-nama seperti Nirvana, Silverchair, dll. Walaupun ia juga menegaskan jika hal tersebut tidak akan kentara untuk musikalitas Revival Mode secara keseluruhan.

Debut EP Revival Mode nantinya akan terdiri dari lima buah trek yang cukup ringan namun tetap bisa mengundang pendengarnya untuk ‘ugal-ugalan’, “Rencananya debut EP Revival Mode tersebut akan dirilis pada bulan November mendatang.” Tutup Akbar.

Music & Lyric by Revival Mode

Recording at Escape studio

Mixing & Mastering by Puja purnama

Artwork by Bondy Ra

Font logo by Rifky Ikiw

Revival Mode are:

Vansu Akbar (Voc)

Bondy Ra (Drum)

Rendi Ardy (Guitar)

Ilham Sudiro (Bass)