Publik seni rupa Indonesia tengah menyambut hadirnya buku INDONESIA ART WORLD – Dr. Melani Setiawan’s Archive (1977–2022) di Gedung Pascasarjana ISI Yogyakarta, pada 10.00-15.00 WIB, Sabtu, 21 Juni 2025. Buku ini menampilkan lebih dari empat dekade dokumentasi visual dunia seni rupa Indonesia, disusun dari arsip pribadi Dr. Melani W. Setiawan—seorang dokter spesialis ultrasonografi, pecinta seni, pengamat, dan pengarsip independen yang telah menjadi saksi perjalanan ekosistem seni rupa Indonesia sejak akhir 1970-an.
Dikenal luas sebagai “Ibunya para perupa”, Dr. Melani memiliki hubungan yang erat dengan seniman lintas generasi. Sejak akhir 1970-an, ia telah mendokumentasikan berbagai momen penting dalam dunia seni—dari pembukaan pameran, kunjungan studio, hingga pertemuan dengan seniman dari berbagai penjuru dunia. Koleksi pribadinya mencakup lebih dari 100.000 foto dokumentasi yang tidak hanya menyimpan memori, tetapi juga menjadi sumber sejarah visual yang langka dan penting.
Buku ini lahir dari keinginan Dr. Melani W. Setiawan untuk mengenang dan merekam siapa saja yang telah menyentuh hatinya melalui seni dan pertemanan. Proses dokumentasi ini merupakan bentuk cinta terhadap dunia seni rupa yang tidak hanya mencatat masa lalu, tetapi juga merayakan ikatan dan kegembiraan yang terus hidup.
(disarikan dari pengantar buku “Indonesian Art World” oleh Dr. Melani W. Setiawan)
Proses panjang penyuntingan buku ini berlangsung intensif sejak 2005 dan melibatkan berbagai individu serta komunitas seni dalam maupun internasional. Dr. Melani sendiri secara langsung melakukan seleksi terhadap foto-foto yang dimuat. Sebagian materi sebelumnya telah dipresentasikan dalam pameran Saya Datang (2017), bagian dari acara pendukung Biennale Jogja.
Acara peluncuran diselenggarakan atas dukungan IndoArtNow, Srisasanti Syndicate, LeBoYe, ROH, UOB, dan Bakti Budaya Djarum Foundation, serta bekerja sama dengan Buku Seni Rupa, senirupa.id dan Pascasarjana ISI Yogyakarta. Momentum ini tak hanya menandai terbitnya sebuah buku, tetapi juga menegaskan pentingnya praktik pengarsipan sebagai fondasi pengetahuan dan ingatan kolektif seni rupa Indonesia.
Turut diundang dalam acara ini para pelaku seni, akademisi, dan perwakilan institusi, termasuk Rektor ISI Yogyakarta dan Direktur Pascasarjana ISI Yogyakarta. Peluncuran ini sekaligus mempertegas peran institusi pendidikan seni dalam mendukung praktik dokumentasi dan pengarsipan seni di Indonesia.
Buku Indonesia Art World diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi sejarawan seni, akademisi, pelajar, dan publik luas, sekaligus memperluas pemahaman kita tentang lanskap seni rupa kontemporer Indonesia dari perspektif yang personal, mendalam, dan historis.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
pt.senirupaindonesia@gmail.com
087805712302 (Maulana Ilham ‘Huhum’)





