Musisi dan penulis lagu independen, Tama Yuri membuka album debutnya yang berjudul “Biar Aku Dianggap Beruntung” dengan merilis single ‘Biasa Saja‘, sebuah lagu patah hati yang ditulis untuk mereka yang setia, tapi disia-siakan.
Alih-alih berlarut dalam drama, Tama mengajak kita semua untuk menyadari bahwa menghargai diri sendiri dan memilih pergi ketika tak lagi dihargai adalah keputusan yang tepat.
Lagu ‘Biasa Saja‘ bercerita tentang seseorang yang sudah terlalu lama bertahan dalam hubungan sepihak, sampai akhirnya memilih menyerah. Tapi alih-alih drama, dia bilang ke semua orang, “Biasa Saja.”, dibalut doa kelak menemukan cinta yang setara juga.
“Di lagu ini, aku ingin bilang bahwa kita nggak perlu takut buat ninggalin yang nggak lagi menghargai kita,” ujar Tama. Di lagu ini, Tama memadukan kekuatan dan kerapuhan dalam satu karya yang dekat dengan keseharian banyak orang.
Sebagai musisi independen, Tama Yuri terlibat langsung dalam penulisan lagu, aransemen, hingga proses kreatif visual. Lagu ini diproduseri oleh Fareeq Angkasa, direkam di Studio Satrio Piningit Yogyakarta, mixing dan mastering oleh Sasi Kirono. Artwork-nya, hasil kolaborasi dengan tim kreatif lokal, menggambarkan seseorang yang terlihat baik-baik saja di luar, tapi sedang berjuang keras di dalam dirinya.
‘Biasa Saja‘ menjadi bagian dari rangkaian kampanye album Biar Aku Dianggap Beruntung, yang mengangkat tema besar: “Menari di Tengah Luka”; menerima kegagalan, tetap percaya diri, dan terus berjalan meski hati pernah patah.





