Rugi adalah hal biasa (“Wanirugi” EP – Warlok)


Warlok merupakan sebuah proyek serius tapi sesukanya yang dijalankan sebagai reaksi atas kebekuan berkarya yang dialami oleh sebuah grup metal perempuan asal Purwokerto, Sucker Punch. Setelah hampir tiga tahun berproses namun tidak menghasilkan perubahan yang signifikan, akhirnya drummer Sucker Punch, Kemal Fuad Ramadhan (The Telephone), mengambil manuver tajam untuk menonaktifkan Sucker Punch. Pasca menonaktifkan Sucker Punch, Kemal kemudian mengajak Chandra Purnomo (Soulsaver) sebagai gitaris, serta Gesti (ex-Sucker Punch) sebagai bassist untuk melayani gairah liar lagi binal dari Nadia Elferina (ex-Sucker Punch) dalam sebuah project yang bertajuk Warlok.

Dalam prosesnya yang singkat, Warlok menghasilkan empat buah single dalam waktu satu bulan. Namun ditengah produktivitas band yang tengah meningkat, Gesti justru menyatakan vakum dan akhirnya posisinya diisi oleh Bangkit Nurochman (Outcry). Dengan adanya suntikan amunisi baru, Warlok semakin meningkatkan tensi serta produktivitas mereka melalui balutan d-beat punk yang diracik dengan sentuhan harmonis.

Setelah melengkapi materinya menjadi enam buah lagu, Warlok akhirnya merilis sebuah mini album  yang bertajuk ‘Wanirugi’, yang disebut sebagai tanda kelahiran bibit baru yang siap menggebrak skena musik cutting edge Purwokerto. Mini album ‘Wanirugi’ akan dirilis dalam bentuk cd sebanyak 100 keping, sedangkan kaset pita sebanyak 50 keping oleh Heartcorner Records. Sebagai ajang promosi, mereka segera menggelar tour promo mini album yang akan dimulai pada tanggal 21 Mei – 24 Mei 2015 di area Barat Jawa (Tangerang – Depok – Bandung – Tegal) untuk chapter pertama.

Dalam mini album ini, aransemen musik serta lirik Warlok diproduseri oleh masing-masing personel dari Warlok. Artwork yang digunakan sebagai cover “Wanirugi” merupakan karya dari Ryzky ‘Tepz’ Yan Staftyan. Keseluruhan materi dalam “Wanirugi” direkam di Rocket studio dan ditangani oleh sound engineer Shendy El’ May (Gumbreg Core).

Untuk keseluruhan lagu yang Warlok formulasikan, pada umumnya adalah sesuatu yang bersifat sederhana. Penetapan konten lirik berasal dari berbagai hal terdekat dari kehidupan mereka. Tentunya, dalam mini album ‘Wanirugi’, mereka berusaha bercerita tentang hal yang mereka rasakan dan yang benar-benar mereka alami dalam keseharian mereka.

Selain dapat dinikmati dalam bentuk kaset pita, mini album “Wanirugi” ini juga bisa dinikmati secara digital dengan cara streaming.

Info :

Heartcorner Records

+6281225584853

[email protected]

@hcrecs | @warloque

Perumahan GKI Blok S no.11, Purwokerto 53142

Previous "The Heat Of The World" - Conscience Revolt
Next Sebuah catatan kerinduan dari Jalan Pulang (Single "Pulau Laut")