Artist: Wizzow & Della MC | Album: FU2Ristic | Genre: Hip-hop   | Label: ~ | Tahun: 2014
 

Wisnu Prastowo “Wizzow” dan Mohamad Hafizahisyam “Della MC”, adalah nama yang sudah tidak asing bagi pecinta hip hop tanah air. Pada tahun 2007 bersama dengan Cool B dan DJ S-Tea mereka membentuk rap crew bernama Batik Tribe. Melalui formasi tersebut mereka berhasil merilis sebuah album berjudul “Melangkah” pada tahun 2008. Setelah itu, hampir tidak ada kabar tentang keberadaan  Batik Tribe itu sendiri yang mungkin sedang vakum. Sampai akhirnya pada tahun 2011, Wizzow, salah satu personil dari Batik Tribe, merilis sebuah album digital bertajuk “1’SME”.

Produktivitas Wizzow dalam bermusik memang tak perlu diragukan lagi. Wizzow yang dikenal sebagai produser musik bertangan dingin bersama dengan Della MC kembali merilis album berjudul FU2Ristic. Dalam album “FU2Ristic” ini terdapat beberapa nama mentereng yang mereka ajak untuk berpartisipasi antara lain  Saykoji, Ras Muhamad, Jemima, Cool B, Bakhes, Alphamama (Australia), Liquidsilva (Canada/Australia), Emily, Arvisco, dan Mack G. Album ini dirilis pada tahun 2014 dalam 2 bentuk yaitu CD dan download legal.

Oke, say hello to newskool. Bagi penikmat beat instrument dengan tipe trap, drum and bass, dubstep, dan beberapa eksperimen beat yang diproduksi oleh Wizzow,   kalian sebaiknya membeli album ini, please, harga album ini sangat terjangkau jadi mari mengikis kebiasaan “yang beli satu yang ngopi banyak” apalagi kebiasaan tanya ke artist dengan pertanyaan bodoh “ada link downloadnya gak, bro?”. Cobalah untuk menghargai karya dengan membeli. “FU2RISTIC” meletakan “I’m Not Scared” sebagai pendobrak pintu pada album ini dengan beat instrument trap, mereka mengajak Alphamama dalam lagu ini. Lagu tersebut merupakan curahan hati tentang sulitnya berkarya melalui jalur independent/underground tanpa bantuan major label yang notebene hanya bisa mengkomodifikasi karya tanpa peduli esensi, konten, makna bahkan keinginan pelaku seni itu sendiri. Pada deretan kedua, “X-Plore” mengandalkan permainan wobbler bass dan synth menjadi tekstur menyerupai future drum and bass dalam versi lembut. Lagu yang menceritakan tentang semangat mengeksplorasi karya dalam banyak hal tanpa terbatas apapun namun harus tetap saling menghargai. “2 Da Beat,” sepertinya cerita mereka ketika sedang bermain ke sebuah tempat hiburan. Dalam lagu ini mereka mengajak Emily untuk mengisi chorus. Permainan beat yang dikemas sedikit dirty dalam lagu “Trus” yang mengkisahkan tentang kondisi yang penat dalam kehidupan dengan berbagai masalah, tetapi kita harus tetap menikmati, mengantri di belakang “2Da Beat”. Dalam “Bow Dow”, Wizzow berbagi microphone dengan Mack G, Liquidsilva, dan Arvisco melalui balutan trap. “Playlist” pada urutan keenam adalah komposisi dimana mereka mengajak Jemima untuk mengisi chorus berpadu dengan kocokan gitar blues bertempo cepat, konten dalam lagu ini juga menarik untuk disimak.

Setelah melewati enam lagu pada album ini, saya seperti mendapatkan kesimpulan sementara dimana kebanyakan apa yang Wizzow angkat pada album ini adalah sesuatu yang bertema personal dan keseharian. Kesimpulan sementara saya dilanjutkan dengan lagu selanjutnya dalam album ini yang berjudul “Selamat Pagi”yang bermelodikan musik blues. Di lagu tersebut mereka berkolaborasi dengan seorang penyanyi berbakat Indonesia, yaitu Bakhes. Lagu ini menceritakan tentang semangat untuk menjalani hari, memotivasi kita supaya memiliki mood booster untuk menjalani harinya agar lebih semangat, ceria, penuh harapan, dan dapat menghasilkan ide-ide cemerlang untuk meraih mimpi-mimpinya. “Intermezzo” melanjutkan keceriaan dalam “Selamat Pagi” melalui  dentuman suara 808 sub-bass yang begitu kental dalam lagu ini. Tidak lucu sama sekali untuk sebuah intermezzo, bagaimana bisa Suharto, Plato, Vasco Da Gamma dan koruptor jadi sebuah komposisi lirik untuk melucu, sebuah guyonan yang satir! Selanjutnya, Bersama Saykoji dalam judul lagu “Yuk”, Wizzow mengajak pendengarnya untuk menikmati saja musik olahannya dalam pattern dblue glitch yang dipadu dengan sindiran lucu khas Saykoji. “Vertigo” dibuka dengan suara dari tarian kecak, dengan mengajak rekan mereka dari Batik Tribe yaitu Cool B untuk mengambil alih satu verse. Sepertinya mereka memang benar-benar sedang pusing sampai lagu ini diciptakan. Ras Muhammad hadir melengkapi pattern Moombahtone beat ciptaan Wizzow dalam lagu yang berjudul “Futuristic”. Lagu terakhir dalam album ini berjudul “Manusia Robot”. Dalam lagu ini akhirnya keahlian Wizzow dan Della MC dalam melakukan twisting muncul juga. Saya pribadi sempat bingung mengkategorikan beat tersebut, apakah termasuk kategori drumstep atau dubstep untuk format beat yang mereka gunakan. Tidak hanya beat yang twist saja pada lagu penutup ini, lirik yang mereka bawakan juga cukup canggih dimana mereka memasukan beberapa saling silang antara kemajuan atau modernisasi, teknologi vis a vis manusia, human or dehumanization.

Akhirnya selesai juga saya menyimak dengan taklid album ini, secara visual saya agak menyayangkan kemasan CD mereka yang terlalu sederhana untuk album sekeren ini. Kesimpulannya, menurut saya, melalui album ini pendenganr bisa menikmati beberapa variasi dari jenis electronic dance music. Album ini makin menarik bagi saya karena ketika saya membeli album ini saya mendapat bonus berupa curhatan dari Della MC. Dari semua kesatuan beat, lirik, kemasan dan cakram CD itu sendiri saya berani dan harus menyuarakan bahwa karya adalah sesuatu yang tidak ternilai. Okelah mungkin kita sekarang hanya terpaku pada materi berupa uang guna memproduksi album, tapi tahukan kalian bahwa merangkai album itu urusan beda dengan sekadar perform  atau merilis single? Ide mungkin adalah sesuatu yang tidak terlihat, tapi dari hal itulah semua berasal. Jadi untuk para Hip Hop Head, yang bisa berstatement get party in da club under VIP, get bitchess with lots of money tapi kalina masih meminta link download pada para pemberani yang berani menuangkan idenya dalam sebuah album, kalian lebih baik perbaiki statement keblinger kalian! Dukung terus rilisan fisik dan keberlangsungan hip-hop heroes loekal dengan membeli karya mereka! Respect